Selasa, 30 September 2014

Teori Konstruktivisme Jean Piaget

Teori Konstruktivisme Jean Piaget.

Belajar menurut teori konstruktivisme adalah suatu proses mengasimilasikan dan mengaitkan pengalaman atau pelajaran yang dipelajari dengan pengertian yang sudah dimilikinya, sehingga pengetahuannya dapat dikembangkan. Teori Konstruktivisme didefinisikan sebagai pembelajaran yang bersifat generatif, yaitu tindakan mencipta sesuatu makna dari apa yang dipelajari. Kontruktivisme lebih memahami belajar sebagai kegiatan manusia membangun atau menciptakan pengetahuan dengan memberi makna pada pengetahuannya sesuai dengan pengalamanya. Konstruktivisme sebenarnya bukan merupakan gagasan yang baru, apa yang dilalui dalam kehidupan setiap orang, selama ini merupakan himpunan dan pembinaan pengalaman demi pengalaman. Ini menyebabkan seseorang mempunyai pengetahuan dan menjadi lebih dinamis.

Menurut teori ini, satu prinsip yang mendasar adalah guru tidak hanya memberikan pengetahuan kepada siswa, namun siswa juga harus berperan aktif membangun sendiri pengetahuan di dalam memorinya. Dalam hal ini, guru dapat memberikan kemudahan untuk proses ini, dengan memberi kesempatan kepada siswa untuk menemukan atau menerapkan ide-ide mereka sendiri, dan mengajar siswa menjadi sadar dan secara sadar menggunakan strategi mereka sendiri untuk belajar. Guru dapat memberikan siswa anak tangga yang membawa siswa ke tingkat pemahaman yang lebih tinggi, dengan menggunakan catatan siswa sendiri, yang ditulis dengan bahasa dan kata-kata mereka sendiri.

Dari uraian tersebut dapat dikatakan, bahwa makna belajar menurut konstruktivisme adalah aktivitas yang aktif, dimana peserta didik membina sendiri pengtahuannya, mencari arti dari apa yang mereka pelajari, dan merupakan proses menyelesaikan konsep dan ide-ide baru dengan kerangka berfikir yang telah ada dan dimilikinya.

Dalam mengkonstruksi pengetahuan tersebut peserta didik diharuskan mempunyai dasar bagaimana membuat hipotesis dan mempunyai kemampuan untuk mengujinya, menyelesaikan persoalan, mencari jawaban dari persoalan yang ditemuinya, mengadakan renungan, mengekspresikan ide dan gagasan sehingga, diperoleh konstruksi yang baru.

Piaget berpendapat bahwa belajar ditentukan karena adanya karsa individu artinya pengetahuan berasal dari individu. Siswa berinteraksi dengan lingkungan sosial yaitu teman sebayanya dibanding orang-orang yang lebih dewasa. Penentu utama terjadinya belajar adalah individu yang bersangkutan (siswa) sedangkan lingkungan sosial menjadi faktor sekunder. Keaktifan siswa menjadi penentu utama dan jaminan kesuksesan belajar, sedangkan penataan kondisi hanya sekedar memudahkan belajar. Menurut Piaget proses belajar untuk membangun kognisi seseorang, sebenarnya terdiri atas tiga tahapan, antara lain:

a. Asimilasi, yaitu pengintegrasian informasi baru ke struktur kognitif yang sudah ada.

b. Akomodasi adalah proses penyesuaian struktur kognitif ke dalam situasi baru.

c. Equilibrasi adalah penyesuaian yang berkesinambungan antara asimilasi dan akomodasi.

Dari ketiga tahapan tersebut, dapat dipahami bahwa perkembangan kognitif merupakan proses genetik yang diikuti adaptasi biologis dengan lingkungan, sehingga terjadi ekuilibrasi. Proses adaptasi yang dimaksud meliputi tahapan asimilasi dan akomodasi untuk mencapai equlibrasi. Berikut ini visualisasi tiga tahapan belajar menurut Piaget:

clip_image001

Tahapan belajar menurut Piaget.

Pendekatan kognitif dalam belajar dan pembelajaran yang ditokohi oleh Piaget yang kemudian berkembang dalam aliran kontruktivistik tersebut, masih dirasakan kelemahannya. Teori ini bila dicermati ada beberapa aspek yang dipandang dapat menimbulkan implikasi kotraproduktif dalam kegiatan pembelajaran, karena lebih mencerminkan idiologi individualisme dan gaya belajar sokratik yang lazim dikaitkan dengan budaya barat. pendekatan ini kurang sesuai dengan tuntutan revolusi-sosiokultural yang berkembang akhir-akhir ini.

BACA SELENGKAPNYA »

Senin, 29 September 2014

Teori Belajar Skinner

Teori Belajar Skinner, Menurut Skinner, hampir semua perilaku manusia diidentifikasi jatuh ke dalam dua kategori yaitu perilaku responden dan perilaku operan. Perilaku responden adalah perilaku tanpa sengaja (refleks). Agar perilaku responden terjadi, diperlukan stimulus yang terjadi pada organisme. Contohnya stimulus dari binatang kecil yang mengganggu terhadap mata Anda akan menyebabkan anda berkedip, suatu peristiwa memalukan dapat menyebabkan anda bermuka merah, dan flash cahaya terang akan mengakibatkan anda berkedip mata.

Sedangkan Perilaku operan adalah perilaku yang dipancarkan secara spontan yang berbeda dengan perilaku responden dalam pengkondisian yang muncul karena adanya stimulus tertentu. Dilihat dari pengertian "operan" sendiri, menjelaskan bahwa seluruh perilaku yang beroperasi pada lingkungan untuk menghasilkan peristiwa atau tanggapan dalam lingkungan. Jika kejadian atau tanggapan yang memuaskan maka  kemungkinan perilaku operant akan diulang secara terus menerus bahkan akan ditingkatkan.Contoh perilaku operan yang mengalami penguatan adalah: anak kecil yang tersenyum mendapat permen oleh orang dewasa yang gemas melihatnya, maka anak tersebut cenderung mengulangi perbuatannya yang semula tidak disengaja atau tanpa maksud tertentu. Tersenyum adalah perilaku operan dan permen adalah penguat positifnya.

Sebagian besar perilaku kita adalah perilaku operan yang dapat diprediksi dan mudah di identefikasi oleh ransangan . Menurut Skinner perilaku tertentu hanya terjadi jika disebabkan oleh tertentu tetapi sulit untuk mengidentifikasi ransangan karena ransangan ini tidak penting untuk mempelajari perilaku.

Manajemen kelas menurut Skinner adalah usaha untuk memodifikasi perilaku (behavior modification) antara lain dengan penguatan (reinforcement) yaitu memberi penghargaan pada peril

aku yang diinginkan dan tidak memberi imbalan pada perilaku yang tidak tepat.

Pengkondisian operan adalah suatu proses penguatan perilaku operan (penguatan positif atau negatif) yang dapat mengakibatkan perilaku tersebut dapat berulang kembali atau menghilang sesuai dengan keinginan. Skinner membagi penguatan ini menjadi dua, yaitu penguatan positif dan pengutan negative. Penguatan positif sebagai stimulus, dapat meningkatkan terjadinya pengulangan tingkah laku, sedangkan penguatan negatif dapat mengakibatkan perilaku berkurang atau menghilang. Bentuk-bentuk penguatan positif adalah berupa hadiah (permen, kado, makanan, dll), perilaku (senyum, menganggukkan kepala untuk menyetujui, bertepuk tangan, mengacungkan jempol), atau penghargaan (nilai A, Juara 1 dsb). Bentuk-bentuk penguatan negatif antara lain: menunda atau tidak memberi penghargaan, memberikan tugas tambahan atau menunjukkan perilaku tidak senang (menggeleng, kening berkerut, muka kecewa dll). image

Dalam teori belajarnya Skinner mendefinisikan bahwa belajar adalah sebuah proses perubahan prilaku yang telah dicapai dari hasil belajar melalui beberapa penguatan-penguatan prilaku yang baru, yang disebut dengan kondisioning operan (operan conditioning). menurut Skinner unsur yang terpenting dalam belajar adalah adanya penguatan (reinforcement ) dan hukuman(punishment). Penguatan (reinforcement) adalah konsekuensi yang meningkatkan probabilitas bahwa suatu perilaku akan terjadi. Sebaliknya, hukuman(punishment) adalah konsekuensi yang menurunkan probabilitas terjadinya suatu perilaku.

Skinner membuat eksperimen sebagai berikut: dalam laboratorium, Skinner memasukkan tikus yang telah dilaparkan dalam kotak yang disebut “Skinner box”, yang sudah dilengkapi dengan berbagai peralatan, yaitu tombol, alat memberi makanan, penampung makanan, lampu yang dapat diatur nyalanya, dan lantai yang dapat dialiri listrik.Karena dorongan lapar (hunger drive), tikus berusaha keluar untuk mencari makanan. Selama tikus bergerak kesana-kemari untuk keluar dari box, tidak sengaja ia menekan tombol, makanan keluar. Secara terjadwal diberikan makanan secara bertahap sesuai peningkatan perilaku yang ditunjukkan si tikus, proses ini disebut shaping.

Berdasarkan berbagai percobaannya pada tikus dan burung merpati, Skinner menyatakan bahwa unsur terpenting dalam belajar adalah penguatan (reinforcement). Maksudnya adalah pengetahuan yang terbentuk melalui ikatan stimulus-respon akan semakin kuat bila diberi penguatan.

Menurut Skinner unsur yang terpenting dalam belajar adalah adanya penguatan (reinforcement ) yang berarti memperkuat, penguatan dibagi menjadi dua bagian yaitu:

¢ Penguatan positif adalah penguatan berdasarkan prinsip bahwa frekuensi respons meningkat karena diikuti dengan stimulus yang mendukung (rewarding). Bentuk-bentuk penguatan positif adalah berupa hadiah (permen, kado, makanan, dll), perilaku (senyum, menganggukkan kepala untuk menyetujui, bertepuk tangan, mengacungkan jempol), atau penghargaan (nilai A, Juara 1 dsb).

¢ Penguatan negatif, adalah penguatan berdasarkan prinsif bahwa frekuensi respons meningkat karena diikuti dengan penghilangan stimulus yang merugikan (tidak menyenangkan). Bentuk-bentuk penguatan negatif antara lain: menunda/tidak memberi penghargaan, memberikan tugas tambahan atau menunjukkan perilaku tidak senang (menggeleng, kening berkerut, muka kecewa dll).

BACA SELENGKAPNYA »

Minggu, 28 September 2014

Pengertian Media Komunikasi dalam Pendidikan

Pengertian Media Komunikasi dalam Pendidikan, Kata media berasal dari bahasa Latin dan merupakan bentuk jamak dari kata medium yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar. Dengan kata lain media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim ke penerima pesan. image

Jadi dapat disimpulkan bahwa pengertian media dalam pendidikan adalah segala bentuk alat komunikasi yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi dari sumber ke peserta didik.

Sedangkan komunikasi berasal dari kata Latin cum yaitu kata depan yang berarti dengan dan bersama dengan, dan anus yaitu kata bilangan yang berarti satu. Dari kedua kata itu terbentuk kata benda communio yang dalam bahasa Inggris menjadi communion yang berarti kebersamaan, persatuan, persekutuan, gabungan, pergaulan, dan hubungan.

Sedangkan pengertian media komunikasi dalm pendidikan adalah seperangkat alat bantu atau pelengkap yang digunakan oleh guru atau pendidik dalam rangka berkomunikasi dengan siswa atau peserta didik.

 

sumber :


Arif S. Sadiman, Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya (Jakarta: RajaGrafindo Persada, 1993), hlm. 6

Ngainun Naim, Dasar-Dasar Komunikasi Pendidikan (Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2011), hlm.17

Sudarwan Danim, Media Komunikasi Pendidikan (Jakarta: Bumi Aksara, 1995), hlm.7

BACA SELENGKAPNYA »

Sabtu, 27 September 2014

Konsep Dasar Kepemimpinan

Pemimpin inilah yang mendorong dan menggerakan orang lain agar mau bekerja sama mencapai tujuan yang telah ditentukan. Fungsi ini penting, sebab bagaimana pun juga baiknya perencanaan, tertibnya organisasi dan tepatnya penempatan orang dalam organisasi,belum berarti menjamin geraknya organisasi menuju sasaran dan tujuan. untuk itu diperlukan kecakapan, keulatan, pengalaman dan kesabaran.

Kemampuan untuk mempengaruhi dan menggerakan orang lain guna mencapai tujuan tertentu ini disebut Kepemimpinan atau leadership. Kepemimpinan sangat menentukan keberhasilan atas manajemen, dan lebih dari itu adalah menentukan keberhasilan administrasi. ini berarti bahwa akan menentukan tercapainya atau tidaknya tujuan. image

Dalam menggerakkan orang lain kita harus ingat empat faktor yaitu:Pertama, Kepemimpinan : kemampuan seseorang untuk mempengaruhi serta menggiatkan orang lain bekerja sama dalam usaha mencapai tujuan. Kedua, Komunikasi : cara dan media penyampain pesan. Ketiga, Instruksi : perintah atau petunjuk kerja yang jelas, tagas,tampak arahnya, jelas bagaimana jalan pelaksanaannya. Dan keempat, Fasilitas :kemudahan yang menyebabkan pekerjaan mudah dilaksanakan.

Konsep Dasar Kepemimpinan

1. Kepemimpinan merupakan suatu aktivitas

2. Kepemimpinan mengandung konsep pengaruh dimana pengikutnya mentaati,mengikuti atau melaksanakan apa yanng dikehendaki pemimpinnya.

3. Dalam konsep kepemimpinan terkandung dua pelaku, yaitu pemimpin disatupihak, dan pengikut dipihak lain

4. Kepemimpinan merupakan proses mencapai tujuan untuk mendapatkan hasil

5. Merupakan proses mengarahkan anggota agar memiliki kesadaran dantanggungjawab akan tugas organisasi

6. Dalam fungsi kepemimpinan selalu berada dalam variabel situasional.


http://www.scribd.com/doc/98151057/Makalah-Dasar-Dasar-Kepemimpinan

Rohmat, Kepemimpinan Pendidikan Konsep dan Aplikasi (Purwokerto: STAIN Press, 2010), hlm. 5

BACA SELENGKAPNYA »

Jumat, 26 September 2014

Hakikat Pancasila Sebagai Dasar Negara

Hakikat Pancasila Sebagai Dasar Negara, Setiap negara di dunia ini mempunyai dasar negara yang dijadikan landasan dalam menyelenggarakan pemerintah negara. Seperti Indonesia, Pancasila dijadikan sebagai dasar negara atau ideologi negara untuk mengatur penyelenggaraan negara. Hal tersebut sesuai dengan bunyi pembukaan UUat PanD 1945 alenia ke-4 yang berbunyi :
“Maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu UUD negara Indonesia yang berbentuk dalam suatu susunan negara

Dengan demikian kedudukan pancasila sebagai dasar negara termaktub secara yuridis konstitusional dalam pembukaan UUD 1945, yang merupakan cita – cita hukum dan norma hukum yang menguasai hukum dasar negara RI dan dituangkan dalam pasal – pasal UUD 1945 dan diatur dalam peraturan perundangan. image

Selain bersifat yuridis konstitusional, pancasila juga bersifat yuridis ketata negaraan yang artinya pancasila sebagai dasar negara, pada hakikatnya adalah sebagai sumber dari segala sumber hukum. Artinya segala peraturan perundangan secara material harus berdasar dan bersumber pada pancasila. Apabila ada peraturan (termasuk di dalamnya UUD 1945) yang bertentangan dengan nilai – nilai luhur pancasila, maka sudah sepatutnya peraturan tersebut dicabut.

Berdasarkan uaraian tersebut pancasila sebagai dasar negara mempunyai sifat imperatif atau memaksa, artinya mengikat dan memaksa setiap warga negara untuk tunduk kepada pancasila dan bagi siapa saja yang melakukan pelanggaran harus ditindak sesuai hukum yang berlaku di Indonesia serta bagi pelanggar dikenakan sanksi – sanksi hukum.

Nilai – nilai luhur yang terkandung dalam pancasila memiliki sifat obyektif – subyektif. Sifat subyektif maksudnya pancasila merupakan hasil perenungan dan pemikiran bangsa Indonesia, sedangkan bersifat obyektif artinya nilai pancasila sesuai dengan kenyataan dan bersifat universal yang diterima oleh bangsa – bangsa beradab. Oleh karena memiliki nilai obyektif – universal dan diyakini kebenarannya oleh seluruh bangsa Indonesia maka pancasila selalu dipertahankan sebagai dasar negara.

Jadi berdasarkan uraian tersebut di atas maka dapat disimpulkan bahwa pancasila sebagai dasar negara memiliki peranan yang sangat penting dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga cita – cita para pendiri bangsa Indonesi dapat terwujud.

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Peduli terhadap Makhluk Hidup, Tematik SD Kelas 4

Peduli terhadap Makhluk Hidup, Tematik SD Kelas 4

Isi Buku

1. Subtema 1 : Hewan dan Tumbuhan di Lingkungan Rumahku

2. Subtema 2 : Keberagaman Makhluk Hidup di Lingkunganku

3. Subtema 3 : Ayo Cintai Lingkungan

clip_image002[6]

Download Buku Peduli terhadap Makhluk Hidup, Tematik SD Kelas 4 (Buku Guru) Klik disini
Download Buku Peduli terhadap Makhluk Hidup, Tematik SD Kelas 4 (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Selalu Berhemat Energi, Tematik SD Kelas 4

Selalu Berhemat Energi, Tematik SD Kelas 4

Isi Buku

1. Subtema 1 : Macam-Macam Sumber Energi

2. Subtema 2 : Pemanfaatan Energi

3. Subtema 3 : Gaya dan Gerak

clip_image002

Download Buku Selalu Berhemat Energi, Tematik SD Kelas 4 (Buku Guru) Klik disini
Download Buku Selalu Berhemat Energi, Tematik SD Kelas 4 (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Indahnya Kebersamaan, Tematik SD Kelas 4

Indahnya Kebersamaan, Tematik SD Kelas 4

Isi Buku

1. Subtema 1 : Indahnya Kebersamaan

2. Subtema 2 : Keberagaman Budaya Bangsaku

3. Subtema 3 : Kebersamaan dalam Keberagaman

4. Subtema 4 : Bersyukur atas Keberagaman

clip_image002

Download Buku Indahnya Kebersamaan, Tematik SD Kelas 4 (Buku Guru) Klik disini
Download Buku Indahnya Kebersamaan, Tematik SD Kelas 4 (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas V SD

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas V SD

Isi buku

1. Pelajaran I : Aku Beribadah

2. Pelajaran II : Keagungan Nabi Kongzi

3. Pelajaran III : Jasa Orang Tua

4. Pelajaran IV : Teladan Para Junzi

clip_image002

Download Buku Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas V SD (Buku Guru) klik disini
Download Buku Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas V SD (Buku Siswa) klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Aku dan Sekolahku, Tematik SD Kelas 2

Aku dan Sekolahku, Tematik SD Kelas 2

Isi Buku

1. Subtema 1 : Tugas-tugas Sekolahku

2. Subtema 2 : Kegiatan Ekstrakurikulerku

3. Subtema 3 : Lingkungan Sekolahku

4. Subtema 4 : Prestasi Sekolahku

clip_image002

Download Buku Aku dan Sekolahku, Tematik SD Kelas 2 (Buku Guru) Klik disini
Download Buku Aku dan Sekolahku, Tematik SD Kelas 2 (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas V SD

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas V SD

Isi buku

1. Pelajaran I : Hukum Kebenaran

2. Pelajaran II : Empat Kebenaran Mulia

3. Pelajaran III : Tiga Corak Keberadaan (Tilakkhana)

4. Pelajaran IV : Hukum Karma

5. Pelajaran V : Hukum Kelahiran Berulang

6. Pelajaran VI : Cara Menjadi Bahagia

7. Pelajaran VII : Petapa Siddharta Berguru

8. Pelajaran VIII : Petapa Siddharta Menyiksa Diri

9. Pelajaran IX : Petapa Siddharta dan Mara Penggoda

10. Pelajaran X : Berdana

11. Pelajaran XI : Indahnya Berdana

12. Pelajaran XII : Kepedulian pada Diri Sendiri dan orang lain

clip_image002

Download Buku Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas V SD (Buku Guru) klik disini
Download Buku Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas V SD (Buku Siswa) klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas V SD

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas V SD

Isi buku

1. Pelajaran I : Mantram Dainika Upasana

2. Pelajaran II : Ahimsa, Satya dan Tat Tvam Asi

3. Pelajaran III : Moksha sebagai Tujuan Akhir

4. Pelajaran IV : Moksha sebagai Tujuan Akhir

5. Pelajaran V : Catur Guru

6. Pelajaran VI : Melihat dan Mengenal Tempat Suci dalam Agama Hindu

7. Pelajaran VII : Kitab Suci

clip_image002

Download Buku Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas V SD (Buku Guru) klik disini
Download Buku Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas V SD (Buku Siswa) klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Tugasku Sehari-hari, Tematik SD Kelas 2

Tugasku Sehari-hari, Tematik SD Kelas 2

Isi Buku

1. Subtema 1 : Tugasku Sehari-hari di Rumah

2. Subtema 2 : Tugasku Sehari-hari di Sekolah

3. Subtema 3 : Tugasku sebagai Umat Beragama

4. Subtema 4 : Tugasku dalam Kehidupan Sosial
clip_image002

Download Buku Tugasku Sehari-hari, Tematik SD Kelas 2 (Buku Guru) Klik disini
Download Buku Tugasku Sehari-hari, Tematik SD Kelas 2 (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas V SD

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas V SD

Isi buku

1. Pelajaran I : Pribadi Peserta Didik

2. Pelajaran II : Yesus Kristus

3. Pelajaran III : Gereja

4. Pelajaran IV : Masyarakat

clip_image002

Download Buku Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas V SD (Buku Guru) klik disini
Download Buku Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas V SD (Buku Siswa) klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Agama Kristen SMA/SMK Kelas X

Agama Kristen SMA/SMK Kelas X

Isi Buku

1. Bab 1 : Bertumbuh dan Semakin Berhikmat

2. Bab 2 : Bertumbuh Menuju Kedewasaan yang Benar

3. Bab 3 : Menjadi Manusia yang Bertanggungjawab di Dalam Masyarakat

4. Bab 4 : Mengasihi dan Menghasilkan Perubahan

5. Bab 5 : Hidup dalam Kesetiaan

6. Bab 6 : Roh Kudus Membaharui Gereja

7. Bab 7 : Hidup yang Dipimpin oleh Roh

8. Bab 8 : Karya Allah dalam Kepelbagaian

9. Bab 9 : Anak SMA Boleh Pacaran13

10. Bab 10 : Batas-batas Dalam Berpacaran

11. Bab 11 : Ras, Etnis, dan Gender

12. Bab 12 : Allah Pembaharu Kehidupan

13. Bab 13 : Karya Allah dalam Membaharui Kehidupan

14. Bab 14 : Remaja Kristen sebagai Pelopor Pembaruan

clip_image002

Download Buku Agama Kristen Kelas X (Buku Guru) Klik disini
Download Buku Agama Kristen Kelas X (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Agama Islam SMA/SMK Kelas X

Agama Islam SMA/SMK Kelas X

Isi Buku

1. Bab 1 : Aku Selalu Dekat dengan ALLAH Swt.

2. Bab 2 : Berbusana Muslim dan Muslimah Merupakan Cermin Kepribadian dan Keindahan Diri

3. Bab 3 : Mempertahankan Kejujuran sebagai Cermin Kepribadian

4. Bab 4 : Al-Qur’ān dan Hadis adalah Pedoman Hidupku

5. Bab 5 : Meneladani Perjuangan Rasulullah saw. di Mekah

6. Bab 6 : Meniti Hidup dengan Kemuliaan

7. Bab 7 : Malaikat Selalu Bersamaku

8. Bab 8 : Sayang, Patuh dan Hormat kepada Orang Tua dan Guru

9. Bab 9 : Mengelola Wakaf dengan Penuh Amanah

10. Bab 10 : Meneladani Perjuangan Dakwah Rasulullah saw. di Madinah

11. Bab 11 : Nikmatnya Mencari Ilmu dan Indahnya Berbagi Pengetahuan

12. Bab 12 : Menjaga Martabat Manusia dengan Menjauhi Pergaulan Bebas Dan Zina

clip_image002

Download Buku Agama Islam Kelas X (Buku Guru) Klik disini
Download Buku Agama Islam Kelas X (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Sejarah Indonesia SMA/SMK Kelas X

Sejarah Indonesia SMA/SMK Kelas X

Isi Buku

1. Bab 1 : Menelusuri Peradaban Awal di Kepulauan Indonesia

2. Bab 2 : PPedagang, Penguasa dan Pujangga pada Masa Klasik (Hindu dan Buddha)

clip_image002

Download Buku Sejarah Indonesia Kelas X (Buku Guru) Klik disini
Download Buku Sejarah Indonesia Kelas X (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Matematika SMA/SMK Kelas X

Matematika SMA/SMK Kelas X

Isi Buku

1. Bab 1 : Eksponen dan Logaritma

2. Bab 2 : Persamaan dan Pertidaksamaan Linear

3. Bab 3 : Sistem Persamaan dan Pertidaksamaan Linear

4. Bab 4 : Matriks

5. Bab 5 : Relasi dan Fungsi

6. Bab 6 : Barisan dan Deret

clip_image002

Download Buku Matematika Kelas X (Buku Guru) Klik disini
Download Buku Matematika Kelas X (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Seni Budaya SMA/SMK Kelas X

Seni Budaya SMA/SMK Kelas X

Isi BukuA

1. Bab 1 : Berkarya Seni Rupa Dua Dimensi (2D)

2. Bab 2 : Berkarya Seni Rupa Tiga Dimensi (3D)

3. Bab 3 : Jenis/Genre Musik

4. Bab 4 : Kolaborasi Seni Dalam Permainan Musik

5. Bab 5 : Jenis/Genre Tari

6. Bab 6 : Kreativitas Tari

7. Bab 7 : Pemeranan

8. Bab 8 : Bekarya Teater

9. Bab 9 : Pameran Karya Seni Rupa

10. Bab 10 : Kritik Karya Seni Rupa

11. Bab 11 : Pertunjukan Musik

12. Bab 12 : Kritik Musik

13. Bab 13 : Pergelaran Karya Seni Tari

14. Bab 14 : Kritik Tari

15. Bab 15 : Pagelaran Teater

16. Bab 16 : Kritik Teater

clip_image002

Download Buku Seni Budaya Kelas X (Buku Guru) Klik disini
Download Buku Seni Budaya Kelas X (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Prakarya dan KWU SMA/SMK Kelas X

Prakarya dan KWU SMA/SMK Kelas X

clip_image002

Download Buku Prakarya dan KWU Kelas X (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Kamis, 25 September 2014

Evaluasi Pembelajaran Teknik Tes

Evaluasi Pembelajaran Teknik Tes, Tes adalah suatu alat atau prosedur yang sistematis dan objektif untuk memperoleh data-data atau keterangan yang diinginkan seseorang dengan cara yang tepat dan cepat (Amir daien indrakusuma, “evaluasi pendidikan) tes ini ada 3 macam, yaitu :

a. Tes diagnostic, adalah tes yang digunakan untuk mengertahui kelemahan-kelemahan siswa sehingga berdasarkan kelemahan-kelemahan tersebut dapat dilakukan pemberian perlakuan yang tepat. Tes diagnostic ini ada 4 tingkat, antara lain :

1.Tes diagnostic ke-1 dilakuka terhadap calon siswa sebagai input, untuk mengetahui apakah calon tersebut sudah menuasai pengetahuan yang merupakan dasar untuk menerima pengetahuan di sekolah yang dimaksudkan. Tes ini disebut dengan tes penjajakan atau dalam istilah bahasa inggis entering behaviour test.

2. Tes diagnostic ke-2, dilakukan terhadap calon siswa yang sudah akan mulai mengikuti program. Dan tes diagnostic ini berfungsi sebagai tes penempatan (placement test).

3. Tes diaonostik ke-3, dilakukan terhadap siswa yang sedang belajar, karena tidak semua siswa dapat menerima pelajaa yang disampaikan oleh guru denga lacar. Maka pengajar (guru) disini harus sekali-kali memberikan tes diagnostic untukmengetahui bagia mana dari bahn yang diberikan itu belum dikuasai oleh siswa. Dan mendeteksi mengenai sebab siswa tersebut belum menguasai bahan.

4.  Tes diagnostic ke-4, diadaka pada waktu siswa akan mengakhiri pelajaran. Dengan ini guru dapat mengetahui tingkat penguasaan siswa terhadap bahan yang ia berikan. 

b. Tes formatif, tes ini diberikan pada akhir setiap program. Tes ini merupakan post-test atau tes akhir proses. Digunakan untuk mengetahui sejauhmana siswa telah terbentuk seelah mengikuti sesuatu program tertentu.evalusi formatif mempunyai manfat, baik bagi siswa, guru, maupun program itu saendiri.

c. Tes subsumtif dan sumatif, pelaksanaan kegiatan tes subsumatif ini dilakukan pada perempat semester atau caturwulan dan pada pertengahan semester(caturwulan) yang lazim kita ssebagai mindsemester. Evaluasi sumatif ialah penentuan kenaikan kelas bagi setiap siswa. Tes sumatif adalah penilaian yang dilakukan tiap akhir semester (caturwulan), setelah para siswa menyelesaikan program belajar dari suatu bidang studi atau mata pelajaran tertentu selama satu perode waktu tertentu pula.adapun fungsi dari penilaian ini adalah untuk menentukan prestasi hasil belajar siswa terhadap bidang studi atau mata pelajaran selama satu semester atau caturwulan.

Manfaat tes sumatif, ada 3 hal yang paling terpenting, yaitu :

1. Untuk menentukan nilai.

2. Untuk menentukan seseorang anak dapat atau tidaknya mengikuti kelompok dalm menerima program berikutnya.

d. Tes formatif dan tes sumatif dalam praktek

Dalam pelaksanaannya disekolah tes formatif ini merupakan ulangan harian, sedangkan tes sumatif ialah ulangan umum yang diadakan pada akhir caturwulan atau akhir semester.

Dalam buku seri III B dari kurukulum 1975 tentang pedoman penilaian dijelaskan bahwa tes formatif harus dilaksanakan oleh guru setiap mengakhiri satu sub pokok bahasan, sedangkan tes sumatif dilasksanakan setiap mengakhiri satu pokok bahasan (dalam program yang lebih beasar). Dan apabila pengertian ini dihubungkan dengan yang telah dibicarakan pada alinea sebelumnya, yaitu bahwa tes sumatif dilaksanakan sebagai ulangan umum, maka tes yang dilaksanakan diakhir pokok bahasan ini dapat dipandang sebagai tes subsumatif atau tes unit, sedangkan ulangan umum itulah yang diusebut tes sumatif.

image

Adapun teknik ealuasi yang lainnya yang telah dikemukakan olehDaryanto dalam bukunya yang berjudul “evaluasi pendidiakan“ada 4, yaitu :

a. Measurement model

Menurut model ini, evaluasi pada dasarnya adalah pengukuran terhadap berbagai aspek tingkah laku dengan tujuan untuk melihat perbedaan-perbedaan individual atau kelompok yang hasilnya diperlukan untuk seleksi, bimbingan dan perencanaan pendidikan bagi para siswa di sekolah,

Objek evaluasi dari model ini adalah tingkah laku siswa yang mencangkup kemampuan hasil belajar, kemampuan pembawan (intelegensi bakat), minat, sikap dan juga kepribadian siswa.

Pendekatan yang ditempuh model ini adalah membandingkan hasil belajar antara 2 anak atau lebih kelompok yang menggunakan cara pengajaran yang berbeda sebagai variable bebas, lalu diberikan tes yang sama yang hasil dari tes tersebut untuk mengetahui cara pengajara mana yang lebif efektif untuk digunakan.

b. Congruence model

Menurut model ini, evaluasi adalah usaha untuk memeriksa persesuaian (congruence) antara tujuan-tujuan pendidikan yang diinginkan dengan hasil belajar yang telah dicapai. Hasil yang diperoleh dari evaluasi dengan ,model ini berguna bagi kepentingan penyempurnaan system bimbingan siswa dan untuk memberikan informasi kepada pihak-pihak luar pendidikan mengenai hasol belajar yang telah dicapai.

Objek evaluasinya adalah perubahan tngkah laku siswa yang diperlihatkan pada akhir kegatan pendidikan. Tingkah laku tersebut mencangkup baik pengetahuan maupun aspek pengetahuan maupun keterampilan dan sikap.

4 langkah pokok untuk menyusun congruence model :

 Merumuskan atau mempertegas tujuan pengajaran.

 Menetapkan “tes situation” yang diperlukan

 Menyusun alat evaluasi.

 Menggunakab hasil evaluasi.

c. Educational system eavaluation model

Menurut model ini, evaluasi dimaksudkan untuk membandingkan performance dari berbagai dimensi system yang sedang dikembangkan dengan sejumlah criteria tertentu untuk akhirnya sampai pada suatu deskripsi dan judgment mengenai system yang dinilai tersebut.

Objek evaluasi menurut model ini adalah jenis-jenis data yang dikumpulkan dalam kegiatan evaluasi, baik data objektif (skor hasil tes) maupun data subjektif atau judgment data (pandangan guru-guru, reaksi para siswa dll). Adapun pendekata yang ditempuh model ini dalam pelaksanaan evaluasi adalah :

1. membandingkan performance setiap demensi system dengan criteria intern dalam system itu sendiri.

2. membandingkan performance setiap dimensi dengan criteria ekstern diluar system yang bersangkutan.

empat demensi yang diperlukan dalam proses pengembangan system pendidikan (provus)design, operation program, interim products dan terminal products.

d.  Illuminative Model

Model ini memandang fungsi eavaluasi sebagai bahan atau input untuk kepentingan pengambilan keputusan dalam rangka penyesuaian-penyesuaian dan penyempurnaan sistemyang sedang dikembangkan.

Objek evaluasi yang diajukan model ini mencangkup :

 Latar belakang da perkembangan yang dialami oleh system yang bersangkutan.

 Proses pelaksanaan system itu sendiri.

 Hasil belajar yang diperlihatkan oleh para siswa.

 Kesukaran-kesukaran yang dialami dari perencanaan sampai dengan pelaksanaannya dilapangan . pendekatan yang ditempuh model ini dalam melaksanakan evaluasi tersebut bersifat terbuka atau open-ended dan dalam melaporkan hasil evaluasi lebih banyak digunakan cara deskritif dalam penyajian informasinya.

BACA SELENGKAPNYA »

Buku PJOK (Penjaskesor) SMA/SMK Kelas X

PJOK SMA/SMK Kelas X

Isi Buku

1. Bab I : Menganalisis Variasi dan Kombinasi Keterampilan Gerak Permainan Bola Besar

2. Bab II : MENGANALISIS VARIASI DAN KOMBINASI KETERAMPILAN GERAK PERMAINAN BOLA KECIL

3. Bab III : MENGANALISIS VARIASI DAN KOMBINASI KETERAMPILAN GERAK ATLETIK

4. Bab IV : MENGANALISIS VARIASI DAN KOMBINASI KETERAMPILAN GERAK BELADIRI

5. Bab V : MENGANALISIS KONSE LATIHAN DAN PENGUKURAN KEBUGARAN JASMANI

6. Bab VI : MENGANALISIS RANGKAIAN KETERAMPILAN SENAM

7. Bab VII : MENGANALISIS VARIASI DAN KOMBINASI KETERAMPILAN GERAK RITMIK

8. Bab VIII : MENGANALISIS KETERAMPILAN GERAK RENANG

9. Bab IX : MENGANALISIS JENIS MAKANAN TERKAIT KESEHATAN DAN PERTUMBUHAN

10. Bab X : MENGANALISIS PERAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP PENCEGAHAN PENYAKIT DAN PENGURANGAN BIAYA KESEHATAN

11. Bab XI : MENGANALISIS BAHAYA PENGGUNAAN NARKOBAclip_image002

Download Buku PJOK Kelas X (Buku Guru) Klik disini
Download Buku PJOK Kelas X (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Bahasa Inggris SMA/SMK Kelas X

Bahasa Inggris SMA/SMK Kelas X

Isi Buku

1. CHAPTER 1 : Talking about Self

2. CHAPTER 2 : Complimenting and Showing Care

3. CHAPTER 3 : Expressing Intention

4. CHAPTER 4 : Congratulating Others

5. CHAPTER 5 : Describing People

6. CHAPTER 6 : Visiting Ecotourism Destination

7. CHAPTER 7 : Visiting Niagara Falls

8. CHAPTER 8 : Describing Historical Places

9. CHAPTER 9 : Giving Announcement

clip_image002

Download Buku Bahasa Inggris Kelas X (Buku Guru) Klik disini
Download Buku Bahasa Inggris Kelas X (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Bahasa Indonesia SMA/SMK Kelas X

Bahasa Indonesia SMA/SMK Kelas X

Isi Buku

1. Kegiatan 1 : Pembangunan Konteks dan Pemodelan

2. Kegiatan 2 : Kerja Sama Membangun Teks Laporan Hasil Observasi

3. Kegiatan 3 : Kerja Mandiri Membangun Teks Laporan Hasil Observasi

clip_image002

Download Buku Bahasa Indonesia Kelas X (Buku Guru) Klik disini
Download Buku Bahasa Indonesia Kelas X (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku PPKn SMA/SMK Kelas X

PPKn SMA/SMK Kelas X

Isi Buku

1. Bab 1 : Napak Tilas Penegakan Hak Asasi Manusia di Indonesia

2. Bab 2 : Pokok Kaidah Fundamental Bangsaku

3. Bab 3 : Menjaga Keutuhan Kesatuan Negara RI

4. Bab 4 : Harmonisasi Pemerintah Pusat Dan Daerah

5. Bab 5 : Mengarungi Bahtera Keadilan Bangsa Indonesia

6. Bab 6 : Indahnya Hak dan Kewajiban Dalam Berdemokrasi

7. Bab 7 : Merajut Kebersamaan dalam Kebhinnekaan

8. Bab 8 : Membangun Kesadaran Berbangsa dan Bernegara

clip_image002

Download Buku PPKn Kelas X (Buku Guru) Klik disini

Download Buku PPKn Kelas X (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Seni Budaya SMP Kelas 8

Seni Budaya SMP Kelas 8

Isi Buku

1. Bab 1 : Pendahuluan

2. Bab 2 : Pembelajaran dan Penilaian Mata Pelajaran Seni Budaya

3. Bab 3 : Panduan Pembelajaran Berdasarkan Buku Teks Seni Budaya

clip_image002

Download Buku Seni Budaya Kelas 8 (Buku Guru) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku PJOK (Penjaskesor) SMP Kelas 8

Ilmu PJOK SMP Kelas 8

Isi Buku

1. Bab I : Permainan Bola Besar

2. Bab II : Permainan Bola Kecil

3. Bab III : Atletik

4. Bab IV : Beladiri Pencaksilat

5. Bab V : Kebugaran Jasmani

6. Bab VI : Senam Lantai

7. Bab VII : Aktivitas Gerak Berirama

8. Bab VIII : Aktivitas Air

9. Bab IX : NAPZA Dan Pendidikan Seks Bebas

10. Bab X : Pola Hidup Sehat

11. Bab XI : Manfaat Aktivitas Fisik

clip_image002

Download Buku PJOK Kelas 8 (Buku Guru) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Ilmu Pengetahuan Alam SMP Kelas 8

Ilmu Pengetahuan Alam SMP Kelas 8

Isi Buku

1. Bab I : Gerak Pada Makhluk Hidup dan Benda

2. Bab II : Rangka, Otot, dan Pesawat Sederhana

3. Bab III : Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan Serta Pemanfaatannya dalam Teknologi

4. Bab IV : Sifat Bahan dan Pemanfaatannya dalam Kehidupan

5. Bab V : Sistem Pencernaan Makanan

6. Bab VI : Zat Aditif dan Adiktif

7. Bab VII: Sistem Transportasi

8. Bab VIII: Sistem Ekskresi

9. Bab IX : Materi Indera Pendengaran dan Sistem Sonar pada Makhluk Hidup

10. Bab X : Indera Pengelihatan dan Alat Optik

11. Bab XI : Sistem Tata Surya dan Kehidupan di Bumi

clip_image002

Download Buku Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 8 (Buku Guru) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Bahasa Inggris SMP Kelas 8

Bahasa Inggris SMP Kelas 8

clip_image002

Download Buku Bahasa Inggris Kelas 8 (Buku Guru) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Bahasa Indonesia SMP Kelas 8

Bahasa Indonesia SMP Kelas 8

Isi Buku

1. Bab I : Petunjuk Umum

2. Bab II : Petunjuk Khusus

3. Bab III : Penilaian

4. Bab IV : Bahan Pengayaan

5. Bab V : Bahan Remidi

clip_image002

Download Buku Bahasa Indonesia Kelas 8 (Buku Guru) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas V SD

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas V SD

Isi buku

1. Pelajaran I : Mengapa Manusia Berdosa?

2. Pelajaran II : Dampak Dosa

3. Pelajaran III : Allah Mengasihi Dunia

4. Pelajaran IV : Arti Bertobat

5. Pelajaran V : Allah Penyelamatku

6. Pelajaran VI : Pengorbanan Yesus Kristus

7. Pelajaran VII : Pengampunan Allah

8. Pelajaran VIII : Berubah dan Menjadi Baru

9. Pelajaran IX : Roh Kudus Penolongku

10. Pelajaran X : Susah atau Senang, Tetap Melayani

11. Pelajaran XI : Hidup Menurut Kehendak Allah

12. Pelajaran XII : Manusia Baru Selalu Ingin Berdamai

13. Pelajaran XIII : Jadilah Berkap Bagi Sesamamu

14. Pelajaran XIV : Cintailah Lingkungan Hidup

clip_image002

Download Buku Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas V SD (Buku Guru) klik disini
Download Buku Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas V SD (Buku Siswa) klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas V SD

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas V SD

Isi buku

1. Pelajaran I : Mari Belajar al-Qur'an Surah at-Tin

2. Pelajaran II : Mengenal Nama Allah dan Kitab-Kitab Nya

3. Pelajaran III : Cita-Citaku Menjadi Anak yang Salih

4. Pelajaran IV : Ramadhan yang Indah

5. Pelajaran V : Rasul Allah Idolaku

6. Pelajaran VI : Mari Belajar al-Qur’an Surah al-Mā’ūn

7. Pelajaran VII : Mari Mengenal Rasul-Rasul Allah

8. Pelajaran VIII : Mari Hidup Sederhana dan Ikhlas

9. Pelajaran IX : Indahnya Shalat Taraweh dan Tadarus al-Qur’an

10. Pelajaran X : Kisah Keteladanan Luqman

clip_image002

Download Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas V SD (Buku Guru) klik disini
Download Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas V SD (Buku Siswa) klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Seni Budaya SMP Kelas 7

Seni Budaya SMP Kelas 7

Isi Buku

1. Bab 1 : Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda

2. Bab 2 : Menggambar Ragam Hias

3. Bab 3 : Bernyanyi dengan Teknik Vokal

4. Bab 4 : Bermain Musik Ansambel

5. Bab 5 : Elemen Gerak Tari

6. Bab 6 : Gerak Tari dan Iringan

7. Bab 7 : Teknik Bermain Akting Teater

8. Bab 8 : Merencanakan Pementasan Teater

clip_image002

Download Buku Seni Budaya Kelas 7 (Buku Guru) Klik disini
Download Buku Seni Budaya Kelas 7 (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas IV SD

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas IV SD

Isi buku

1. Pelajaran I : Kitab Suciku

2. Pelajaran II : Nabi Kongzi Tianzhi Muduo

3. Pelajaran III : Nabi dan Raja Suci

4. Pelajaran IV : Aku Seorang Junzi

 

clip_image002

Download Buku Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas IV SD (Buku Guru) klik disini
Download Buku Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas IV SD (Buku Siswa) klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Matematika SMP Kelas 7

Matematika SMP Kelas 7

Isi Buku

1. Bab 1 : Bilangan

2. Bab 2 : Himpunan

3. Bab 3 : Perbandingan

4. Bab 4 : Garis dan Sudut

clip_image002

Download Buku Matematika Kelas 7 (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan SMP Kelas 7

Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan SMP Kelas 7

Isi Buku

1. Bab 1 : Pembelajaran Permainan Bola Besar

2. Bab 2 : Pembelajaran Permainan Bola Kecil

3. Bab 3 : Pembelajaran Atletik

4. Bab 4 : Pembelajaran Beladiri

5. Bab 5 : Pembelajaran Senam Lantai

6. Bab 6 : Pembelajaran Aktivitas Gerak Berirama

7. Bab 7 : Pembelajaran Aktivitas Kebugaran Jasmani

8. Bab 8 : Pembelajaran Aktivitas Air

9. Bab 9 : Pembelajaran Pertolongan Pertama pada Kecelakaan

10. Bab 10 : Pembelajaran Pola Hidup Sehat

clip_image002

Download Buku Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Kelas 7 (Buku Guru) Klik disini
Download Buku Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Kelas 7 (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Ilmu pengetahuan Sosial SMP Kelas 7

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Ilmu pengetahuan Sosial SMP Kelas 7

Isi Buku

1. BAGIAN I : PETUNJUK UMUM

2. BAGIAN II : PETUNJUK KHUSUS

clip_image002

Download Buku Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Ilmu pengetahuan Sosial Kelas 7 (Buku Guru) Klik disini
Download Buku Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Ilmu pengetahuan Sosial Kelas 7 (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Ilmu Pengetahuan Alam SMP Kelas 7

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Ilmu Pengetahuan Alam SMP Kelas 7

Isi Buku

1. Bab 1 : Objek IPA dan Pengamatannya

2. Bab 2 : Klasifikasi Benda

3. Bab 3 : Klasifikasi Makhluk Hidup

4. Bab 4 : Sistem Organisasi Kehidupan

5. Bab 5 : Perubahan Benda-benda di Sekitar Kita

6. Bab 6 : Energi dalam Sistem Kehidupan

7. Bab 7 : Suhu dan Perubahan

8. Bab 8 : Kalor dan Perpindahan

9. Bab 9 : Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan

clip_image002

Download Buku Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 7 (Buku Guru) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku When English Rings the Bell, Bahasa Inggris SMP Kelas 7

When English Rings the Bell, Bahasa Inggris SMP Kelas 7

Isi Buku

1. Bagian 1 : Petunjuk Umum

2. Bagian 2 : Petunjuk Khusus

3. Bagian 3 : Classroom Language for Teachers

4. Bagian 4 : Silabus Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kelas VII SMP/MTs

clip_image002

Download When English Rings the Bell, Bahasa Inggris Kelas 7 (Buku Guru) Klik disini
Download When English Rings the Bell, Bahasa Inggris Kelas 7 (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Wahana Pengetahuan, Bahasa Indonesia SMP Kelas 7

Wahana Pengetahuan, Bahasa Indonesia SMP Kelas 7

Isi Buku

1. Bab I : Cinta Lingkungan Hidup

2. Bab II : Pengenalan Budaya Indonesia

3. Bab III : Remaja dan Pendidikan Karakter

4. Bab IV : Teknologi Tepat Guna

5. Bab V : Peristiwa Alam

6. Bab VI : Cerita Pendek Indonesia

7. Bab VII : Pengenalan, Pencermatan, dan Pemahaman Berbagai Jenis Teks

8. Bab VIII : Analisis, Ringkasan, dan Revisi Teks

clip_image002

Download Wahana Pengetahuan, Bahasa Indonesia Kelas 7 (Buku Guru) Klik disini
Download Wahana Pengetahuan, Bahasa Indonesia Kelas 7 (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Rabu, 24 September 2014

Buku Kerukunan dalam Bermasyarakat, Tematik SD Kelas 5

Kerukunan dalam Bermasyarakat, Tematik SD Kelas 5

Isi Buku

1. Subtema 1 : Bentuk-bentuk Kerukunan

2. Subtema 2 : Manfaat Hidup Rukun

3. Subtema 3 : Cara Menjaga Kerukunan

clip_image002

Download Buku Kerukunan dalam Bermasyarakat, Tematik SD Kelas 5 (Buku Guru) Klik disini
Download Buku Kerukunan dalam Bermasyarakat, Tematik SD Kelas 5 (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Peristiwa dalam hidup, Tematik SD Kelas 5

Peristiwa dalam hidup, Tematik SD Kelas 5

Isi Buku

1. Subtema 1 : Macam-macam Peristiwa dalam Kehidupan

2. Subtema 2 : Peristiwa-peristiwa Penting

3. Subtema 3 : Manusia dan Peristiwa Alam

clip_image002

Download Buku Peristiwa dalam hidup, Tematik SD Kelas 5 (Buku Guru) Klik disini
Download Buku Peristiwa dalam hidup, Tematik SD Kelas 5 (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Benda-benda di lingkungan sekitar, Tematik SD Kelas 5

Benda-benda di lingkungan sekitar, Tematik SD Kelas 5

Isi Buku

1. Subtema 1 : Wujud Benda dan Cirinya

2. Subtema 2 : Perubahan Wujud Benda

3. Subtema 3 : Manusia dan Lingkungan

clip_image002

Download Buku Benda-benda di lingkungan sekitar, Tematik SD Kelas 5 (Buku Guru) Klik disini
Download Buku Benda-benda di lingkungan sekitar, Tematik SD Kelas 5 (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Pahlawanku, Tematik SD Kelas 4

Pahlawanku, Tematik SD Kelas 4

Isi Buku

1. Subtema 1 : Perjuangan Para Pahlawan

2. Subtema 2 : Pahlawanku Kebanggaanku

3. Subtema 3 : Sikap Kepahlawanan

clip_image002

Download Buku Pahlawanku, Tematik SD Kelas 4 (Buku Guru) Klik disini
Download Buku Pahlawanku, Tematik SD Kelas 4 (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Berbagai Pekerjaan, Tematik SD Kelas 4

Berbagai Pekerjaan, Tematik SD Kelas 4

Isi Buku

1. Subtema 1 : Jenis-Jenis Pekerjaan

2. Subtema 2 : Barang dan Jasa

3. Subtema 3 : Pekerjaan Orangtuaku

clip_image002

Download Buku Berbagai Pekerjaan, Tematik SD Kelas 4 (Buku Guru) Klik disini
Download Buku Berbagai Pekerjaan, Tematik SD Kelas 4 (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Bermain Di Lingkunganku_REVISI, Tematik SD Kelas 1

Bermain Di Lingkunganku_REVISI, Tematik SD Kelas 1

Isi Buku

1. Subtema 1 : Bermain di Lingkungan Rumah

2. Subtema 2 : Bermain di Rumah Teman

3. Subtema 3 : Bermain di Lingkungan Sekolah

4. Subtema 4 : Bermain di Tempat Wisata

clip_image002

Download Buku Bermain Di Lingkunganku_REVISI, Tematik SD Kelas 1 (Buku Guru) klik disini

Download Buku Bermain Di Lingkunganku_REVISI, Tematik SD Kelas 1 (Buku Siswa) klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IV SD

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IV SD

Isi buku

1. Pelajaran I : Pribadi Peserta Didik

2. Pelajaran II : Yesus Kristus

3. Pelajaran III : Masyarakat

4. Pelajaran IV : Gereja

clip_image002[4]

Download Buku Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IV SD (Buku Guru) klik disini
Download Buku Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IV SD (Buku Siswa) klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Bermain Di Lingkunganku, Tematik SD Kelas 1

Bermain Di Lingkunganku, Tematik SD Kelas 1

clip_image002

Download Buku Bermain Di Lingkunganku, Tematik SD Kelas 1 (Buku Guru) Klik disini

Download Buku Bermain Di Lingkunganku, Tematik SD Kelas 1 (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Hidup Rukun, Tematik SD Kelas 1

Hidup Rukun, Tematik SD Kelas 1

Isi Buku

1. Subtema 1 : Hidup Rukun di Rumah

2. Subtema 2 : Hidup Rukun dengan Teman Bermain

3. Subtema 3 : Hidup Rukun di Sekolah

4. Subtema 4 : Hidup Rukun di Masyarakat

clip_image002

Download Buku Hidup Rukun, Tematik SD Kelas 1 (Buku Guru) Klik disini

Download Buku Hidup Rukun, Tematik SD Kelas 1 (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Buku Keluargaku, Tematik SD Kelas 1

Keluargaku, Tematik SD Kelas 1

clip_image002

Download Buku Keluargaku, Tematik SD Kelas 1 (Buku Guru) Klik disini

Download Buku Keluargaku, Tematik SD Kelas 1 (Buku Siswa) Klik disini

BACA SELENGKAPNYA »

Artikel Favorit