Wednesday, November 1, 2017

6 Tips Emas bagi Para Eksportir Muda Indonesia

Nasihat emas buat para eksportir pemula Indonesia, tulisan ini diambil dari grup telegram Pejuang Ekspor, ditulis langsung oleh praktisi ekspor Indonesia Indah Mikasari. Langsung aja kita simak beberapa tips emas sukses ekspor dari beliau...

1. Pertama, kalo kita liat berdasarkan data export indonesia kita bisa liat bahwa Buyer banyak di antara semua negara. Indonesia adalah penghasil komodity terbanyak (bukan terbesar) jadi ga usah khawatir yang belum punya product. Keep looking guys.. buka mata lebar2 ya. setiap cm sekitar kita adalah tambang emas ketika kita tau cara mengolahnya

2. Buyer akan datang disaat yang kita ga sangka2. Jadi jangan takut untuk "jualan". Saya dapat contact dari kaka saya ( dia pikir orang itu adalah buyer ). Tapi ketika saya contact orang itu ternyata dia malah nawarin saya beras india , bawang dll ( komodity india ). Awalnya sih males ya ( ngapain, la wong kita ga beli ) . Gapapa guys, keep smile, tetep jadi nice person aja.

Dan orang itu ngajakin meeting karena mau kasih liat sample2 komoditi nya( saya mau pelajari apa bedanya sama product indonesia ).
Finnally meeting goes on.. and guess what? Bukan saya yang buka interest ke product dia tapi sebaliknya. Dan closing dengan 6 container kayu manis di bln februari

So tetep "nice" aja. Buyer penting, tapi good relation dengan semua orang tetap lebih penting karena kita ga akan pernah tau kapan kita butuh orang itu.

Penting buat kamu: Kesalahan Terbesar para Pebisnis Pemula

3. Jangan takut di tolak karena harga . Pelajari apa yg membuat kita berbeda. Saya sampe "interested" ke si seller india ini karena saya mau tau apa sih kelebihan dia dibanding product saya.

4. Branding , promoting , dan customer oriented  adalah whole package. Satu paket. Jadi jangan ambil setengah2.

5. Berdoa, as simple as that.
Saya ga akan kotbah or ceramah. Tapi Tuhan buka jalan when there is no way. Ada orang punya product tapi ga tau cara jualan. Ada orang pinter jualan tapi ga punya product. Karena Tuhanlah yg me-manage semuanya jd "pas": yaitu pas kita butuh pas Tuhan memberi. Pas saya resign pas Tuhan membukakan jalan untuk jd exporter.

6. Karena saya ga punya product dan modal pas2an, jadi saya tarik hilir ke hulu. Saya cari marketnya dulu, baru saya cari produsen nya

Post a Comment

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search