Thursday, November 16, 2017

Kesalahan Terbesar Para Pemain Startup: Lambat Memasarkan Produk

) no-repeat center center;background-size:cover'>

Kesalahan Terbesar Para Pemain Startup: Lambat Memasarkan Produk

kesalahan terbesar para pemain startup
Hari itu saya mengikuti sebuah convention tentang entrepreneur and start-up business di sebuah convention center di California. Salah satu pembicaranya adalah seorang angel (investor) dan juga coach bagi para entreperenur muda.

Sebut saja namanya Jason (bukan nama sebenarnya)

Pada usia di bawah 40 tahun, Jason sudah pernah me-launch 4 start-up yang sukses dan menghasilkan ratusan juta dollar. Semua bisnis start-up nya sudah dia jual, dan membuat dia sukses secara financial di usia muda.

Makanya dia sekarang lebih suka enjoy life di pantai-pantai California sambil menjadi coach bagi para enterpteneur muda. Ini yang saya suka!

Dia menjadi enterpreneur dulu dengan sukses beberapa kali, baru dia memutuskan menjadi coach. Karena dia sudah berpengalaman dalam bidang tersebut berkali kali, dan tahu permasalahan dan cara mengatasinya berdasarkan pengalamannya.

Remember, kalau mau jadi coach untuk CEO ya harus pernah jadi CEO yang sukses. Kalau mau jadi coach untuk entrepreneur, ya harus menjadi entrepreneur yang sukses!

Baca juga: 6 Tips Emas bagi Eksportir Muda Indonesia

Akhir akhir ini, banyak yang meng-claim menjadi coach (bahkan senior coach), padahal satu-satunya pengalaman hanyalah menjadi coach belaka, tanpa ada successfull track record. Jleb! Please deh!

Anyway, dalam convention itu Jason bercerita banyak tentang tips-tips yang harus dilakukan seorang entrepreneur pada saat membangun bisnisnya.

Dan yang menarik adalah pada saat dia menutup presentasinya dengan satu slide bertuliskan besar-besar:

THE BIGGEST MISTAKE A START-UP CAN MAKE: TO SLOW TO GO TO MARKET

(Kesalahan terbesar para pengusaha muda: terlalu lambat memasarkan product)

Jason pun menjelaskan, banyak entrepreneur yang terlalu perfectionist (ingin semuanya sempurna sebelum productnya diluncurkan ke pasar).

Padahal semakin lama product itu diluncurkan:
  • Semakin product itu tidak "hot" lagi
  • Semakin banyak saingannya
  • Semakin tinggi biaya nya
  • Semakin mahal harga productnya
  • Semakin lama team nya berada pada siuasi "uncertainty" dan bahkan "demotivasi"
Jadi akhirnya pada saat diluncurkan, kemungkinannya untuk sukses justru semakin kecil. Lagian, kata Jason, selama apapun kita menunggu, tetap saja product itu tidak akan sempurna.  Mau tahu product yang sempurna?

Mobil Mercedes atau BMW. Tapi lihat berapa lama waktu yang diperlukan untuk mengembangkan? Puluhan tahun!

Apakah kita punya puluhan tahun? Tidak kan? Jadi kita harus cepat-cepat memasarkan product kita dan segera mengevaluasi untuk perbaikan di tahap berikutnya.

Kemudian Jason menjelaskan langkah-langkah yang direkomendasikan Jason untuk memulai sebuah start-up

Di bawah ini summary cara memulai Startup yang Sukses

1. DREAM BIG

Bercita-citalah yang tinggi. Bermimpilah yang besar. Ini yang akan menghidupkan semangat kita. Gantungkan cita-citamu tinggi-tinggi. Bekerja keraslah sampai mimpimu tercapai. Jangan berhenti dan jangan menyerah sebelum mimpi itu menjadi kenyataan.

2. START SMALL

Dream big but start small. Jangan langsung memulai dengan yang besar dan meresikokan segalanya. Jangan.

Mulailah dari sesuatu yang kecil. Jadi resikonya bisa terukur (calculated risk).

3. LAUNCH FAST

Setelah anda mempunyai idea, cepat-cepatlah design dan develop product anda. Kemudian, segeralah launch product itu ke market, tanpa menunggu sempurna!

4. FAIL FAST

Product anda tidak akan profitable, tidak akan sukses luar biasa pada launch yang pertama. Dont worry. Semuanya memang begitu. Manage your expectations.

Gak apa apa. Asal anda cepat cepat menganalisa feedback yang anda dapatkan dari customer anda.

5. LEARN, IMPROVE, RE-LAUNCH

Nah, setelah anda mendapatkan feedback customer, segeralah pelajari feedbacknya. Perbaiki product anda berdasarkan feedback tersebut dan launch lagi product anda.

Ulangi terus langkah 3,4 dan 5 sampai akhirnya product anda akan sukses dan mencapai profit yang tinggi, sehingga anda mempunyai cukup dana untuk berinvestasi dan mendesign product anda berikutnya!

Voila, inilah yang direkomendasikan Jason, langkah-langkah untuk memulai usaha anda:
1. DREAM BIG
2. START SMALL
3. LAUNCH FAST
4. FAIL FAST
5. LEARN, IMPROVE, RE-LAUNCH

Selamat mencoba!
Los Angeles, 2017

Salam Hangat,
Pambudi Sunarsihanto

Post a Comment

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search