Model Pendidikan Anak Usia Dini di Era Digital

Mendidik anak di era digital membutuhkan usaha yang lebih keras jika dibandingkan dengan puluhan tahun ke belakang. Berkembangnya dunia digital terkadang juga membuat hubungan orang tua dan anak menjadi kurang dekat. Tidak hanya itu, anak juga bisa menjadi bermasalah dengan orang tua. Untuk itu bagi Anda yang ingin mendidik anak usia dini, berikut ini Anda bisa mencoba model pendidikan anak usia dini di era digital di bawah ini.

1. Mengajarkan Tentang Resiko Menggunakan Internet

Media internet menjadi sebuah media yang benar-benar memberikan banyak keuntungan akan tetapi terdapat juga hal yang bisa membahayakan bagi anak. Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat yang membuktikan bahwa sekitar 70% anak mendapat kejadian buruk di internet. Bahkan 25% dari mereka mendapatkan pelecehan seksual tanpa sepengetahuan orang tua mereka. Maka dari itu, anak harus diajarkan mengenai resiko dalam menggunakan internet.

Kehidupan anak saat ini yang tidak bisa lepas dari gadget dan internet
Kehidupan anak saat ini yang tidak bisa lepas dari gadget dan internet

2. Mengawasi Anak Dalam Menggunakan Gadget Dan Internet

Memeriksa dengan metode razia merupakan sebuah hal yang mungkin terdengar ketinggalan zaman, akan tetapi cara ini bisa berguna. Hal ini berguna untuk dapat mengetahui apa yang disembunyikan oleh anak Anda. Sebagai orang tua, Anda harus mengatakan bahwa Anda melakukan kegiatan tersebut karena tidak adanya privasi dalam menggunakan internet. Akan tetapi, jangan jadikan razia sebagai sebuah ancaman. Anda harus mengerti cara untuk menjelajah komputer maupun gadget karena bisa saja anak Anda akan menyembunyikan sesuatu dengan baik. Selain itu, Anda juga harus terus mengasah kemampuan Anda sekaligus melakukan razia secara berkala.

3. Orang Tua Harus Bertanggung Jawab

Tanggung jawab di sini maksudnya adalah Anda harus menerapkan aturan dalam menggunakan internet maupun menggunakan gadget. Hal tersebut untuk menjaga agar anak Anda tetap aman sama halnya dengan bermain di dunia nyata yang tentu butuh pengawasan. Bentuk aturan dalam menggunakan gadget bisa dicontohkan dengan cara membatasi durasi penggunaan gadget atau internet. Selain itu, perjanjian untuk tidak membuka identitas diri kepada siapa saja juga harus Anda lakukan agar anak Anda tidak diganggu oleh para penjahat di internet. Menghormati pengguna internet yang lain juga harus Anda ajarkan kepada anak, karena saat ini banyak pengguna internet usia di bawah 10 tahun dengan bebas mengakses internet. Sehingga, Anda harus menerapkan aturan dalam menggunakan internet tersebut.

4. Mengajarkan Tentang Agama

Selain memberikan pengajaran tentang gadget dan internet, memberikan pendidikan anak usia dini juga harus memberikan nilai-nilai tentang keagamaan. Mengajarkan anak mengenai agama adalah sebuah kewajiban yang harus dilakukan oleh orang tua. Sejak dini, anak harus diberikan pendidikan tentang agama. Anak tidak harus diajarkan untuk mempelajari kitab agama, tetapi juga perilaku yang sesuai dengan tatanan agama. Misalnya adalah berpuasa, pergi ke rumah ibadah, dan lain-lain. Hal tersebut dapat membuat anak Anda akan melakukan perbuatan sesuai dengan pelajaran agama. Selain itu, anak Anda nantinya akan menjadi orang yang memiliki moral yang baik. Anda sebagai orang tua juga harus menanamkan secara emosional kegiatan tersebut agar anak Anda bisa menyukai aktivitas tersebut.

5. Memberikan Edukasi Pubertas Dan Seks

Dari sekian banyak orang tua, mereka justru malu untuk membicarakan masalah seks kepada anak. Tidak hanya itu, orang tua bahkan cenderung untuk menghindari pembahasan seks. Mereka berpendapat bahwa hal tersebut belum saatnya untuk dipelajari oleh anak. Padahal, memberikan edukasi pubertas sebagai salah satu contoh pendidikan anak usia dini adalah hal yang harus dilakukan. Anda harus mulai memberikan pendidikan pubertas atau seks kepada anak sejak usia dini. Agar mereka mengerti, tentunya Anda harus menjelaskan dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh anak Anda. Sehingga nantinya mereka akan mengerti bahkan bisa menghindari seks bebas dan pelecehan seksual.

Post a Comment

0 Comments