Fungsi dan Jenis-jenis Idle Up AC Mobil

Fungsi dan Jenis-jenis Idle Up AC Mobil

Daftar isi: [Tampil]
AC memang merupakan salah satu penyebab menipisnya lapisan ozon. Tapi, tak bisa dipungkiri juga bahwa alat pendingin satu ini begitu diperlukan. Termasuk ketika kita sedang berkendara. Dengan bantuannya, kabin menjadi lebih sejuk sehingga begitu nyaman ditempati. 


Sayangnya, keberadaan AC ini membawa dampak tidak bagus pada mesin karena bisa menyebabkan mesin mati secara tiba-tiba. Untuk meminimalisir dampak tersebut, ditambahkanlah komponen lain berupa idle up. Apakah itu? Simak ulasan singkatnya berikut ini. 

Mengenal Idle Up AC Mobil dan Jenisnya

Idle Up dan Fungsinya

Idle up adalah komponen yang mempunyai fungsi menambah RPM mesin ketika AC dinyalakan. Dalam kalimat yang lain, dapat dijelaskan bahwa fungsi idle up ialah untuk menaikkan putaran mesin saat beban mesin serta beban kelistrikan naik.

Secara singkat, ketika Anda menyalakan AC, maka beban mesin dan beban kelistrikan akan bertambah. Beban mesin bertambah karena mesin tersebut juga dipakai untuk menggerakkan kompresor AC. Sementara beban kelistrikan akan bertambah karena pada saat AC tersebut dihidupkan, kelistrikan mobil juga dipakai untuk memutar fan, blower serta mengaktifkan magnetic switch. 

Jadi, apabila kemudian idle up ini tidak bisa bekerja dengan baik, maka putaran mesin akan turun sehingga mesin pun menjadi lebih mudah mati, mengingat tenaga yang ada dipakai oleh kompresor AC. 

Jenis-Jenis Idle Up

Pada dasarnya, peralatan idle up untuk setiap kendaraan berbeda-beda tergantung pada tipe mesin serta bahan bakarnya. Hanya saja untuk mesin yang sistem bahan bakarnya konvensional, idle up tersebut menggunakan Vacuum Switching Valve atau VSV dan juga actuator.

Saat AC mobil dinyalakan, VSV ini akan aktif sehingga membran yang terdapat pada actuator bisa tertarik. Nantinya, tuas actuator akan menggerakkan katup throttle sehingga udara yang terhisap mesin bisa bertambah dan RPM meningkat.

Kemudian untuk mesin yang sistem bahan bakarnya EFI atau injeksi serta memanfaatkan udara by pass, peralatan idle up-nya menggunakan VSV plus dengan membran atau diafragma. Nantinya, ECU akan mengambil peran untuk menambah penginjeksian bahan bakar dengan berdasarkan pada jumlah udara tambahan yang berhasil masuk melalui surge tank.

Nah, kalau sistem bahan bakar injeksi tersebut telah menggunakan komponen Idle Speed Control atau ISC, maka tambahan udara yang masuk akan dikontrol secara langsung oleh ECU. ECU pun akan menambahkan udara tersebut saat sudah menerima signal bahwa AC dinyalakan.

Post a Comment

0 Comments