Featured Posts

  • Arti Pendidikan

    Pendidikan bukan persiapan untuk hidup, Pendidikan adalah hidup itu sendiri

    (John Dewey)

    Tujuan pendidikan adalah mempersiapkan generasi muda. Untuk mendidik diri mereka sendiri seumur hidup mereka.

    (Robert Maynard Hutchins)

  • Guru

    Salah satu tanda seorang pendidik yang hebat Adalah kemampuan memimpin murid-murid Menjelajahi tempat-tempat baru Yang bahkan belum pernah didatangi sang pendidik

    (Thomas Groome)

  • Kreatif

    Adalah suatu kemampuan luar biasa dalam diri guru bila ia mampu menggugah rasa cinta anak didiknya akan daya cipta kreatif dan ilmu pengetahuan

    (Albert Einstein)

  • Bakat

    Bertindaklah seolah apa yang kau lakukan membuat perbedaan. Karena kenyataannya memang begitu Ajari murid-murid menggunakan bakat apapun yang mereka miliki.

    (Stacia Tusher)

  • Yang Terbaik

    Mengajari anak-anak berhitung memang bagus, tapi yang terbaik adalah mengajari mereka apa yang perlu diperhitungkan

    (Bob Talbert)

Blog Guru Topsites List

Sabtu, 19 Mei 2012

Format Pengaturan Margin Karya Tulis

Karya tulis ilmiah biasanya ditulis pada kertas ukuran A4, dengan margin (lebar sisi) kiri 4 cm dan sisi atas, bawah dan samping kanan 3 cm.. Jenis huruf, spasi, format numbering sub-sub judul bab, serta pola penomoran dan lain-lain biasanya ditentukan oleh masing-masing institusi. Namun demikian yang penting dalam penulisan ilmiah adalah konsistensi bentuk/ukuran dari awal sampai akhir tulisan. Berikut ini disajikan beberapa contoh format yang umum.

Halaman Sampul

karya tulis

format margin karya tulis

format penulisan isi karya tulis

BACA SELENGKAPNYA »

Jumat, 18 Mei 2012

Aktivitas Guru dalam Melaksanakan Kurikulum

Melaksanakan kurikulum adalah merupakan kegiatan inti dari pro­ses perencanaan, karena tidak akan mempunyai makna apa-apa jika ren­cana tersebut tidak dapat direncanakan. Melaksanakan kurikulum yang dimaksudkan dalam studi ini guru mampu mengimpletasikannya dalam proses belajar mengajar. Proses belajar mengajar pada dasarnya dapat berlangsung di dalam dan di luar sekolah dan di dalam jam pelajaran atau di luar jam pelajaran yang telah dijadwalkan. blogger guru

Dalam melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar, seyogyanya seorang guru memahami langkah-langkah yang harus ditempuh. Apapun langkah-langkah yang harus ditempuh dalam proses belajar mengajar me­liputi: tahap permulaan, tahap pengajaran dan tahap penilaian serta tindak lanjut (Sudjana, 1989: 68).

Tahap permulaan adalah tahap untuk mengkon­disikan siswa agar dapat mengikuti pelajaran secara kondusif, sedangkan tahap pengajaran adalah tahap inti, saat guru berupaya menyampaikan ma­teri pelajaran yang telah dipersiapkan sebelumnya. Dalam tahap ini, peng­gunaan metode mengajar akan berpengaruh pada pendekatan yang akan dilakukan oleh seorang guru.

Referensi

  • Sujana, Nana. 1989. Cara Belajar Siswa Aktif Dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung : Sinar Baru.
BACA SELENGKAPNYA »

Kamis, 17 Mei 2012

Keterampilan Mengelola Kelas

Pengelolaan kelas adalah keterampilan guru untuk menciptakan dan memelihara kondisi belajar yang optimal dan mengembalikannya bila terjadi gangguan dalam proses pembelajaran, seperti penghentian perilaku siswa yang memindahkan perhatian kelas, memberikan ganjaran bagi siswa yang tepat waktu dalam dalam menyelesaikan tugas atau penetapan norma kelompok yang produktif. pengelolaan kelas
Sekolah adalah tempat belajar bagi siswa, dan tugas guru adalah sebagian besar terjadi dalam kelas adalah membelajarkan siswa dengan menyediakan kondisi belajar yang optimal. Yang berhubungan dengan minat, kehendak, percakapan, kegiatan-kegiatn mereka sekaligus berhubungan dengan sarana dan prasarana pengajaran yang digunakan dalam PBM.
Kondisi belajar yang optimal dicapai jika guru mampu mengatur siswa dan sarana pengajaran serta mengendalikanya dalam situasi yang menyenangkan untuk mencapai tujuan pelajaran.
Akan tetapi apabila terdapat kekurang serasian antara tugas, dan sarana atau alat atau terputusnya keinginan dengan keinginan yang lain, antara kebutuhan dan pemenuhanya maka akan terjadi gangguan terhadap PBM. Baik gangguan sifat sementara maupun sifat yang serius atau terus menerus.
Komponen-komponen dalam mengelola kelas adalah sebagai berikut:
  1. Keterampilan yang berhubungan dengan penciptaan dan pemeliharaan kondisi belajar yang optimal, seperti menunjukkan sikap tanggap, memberikan perhatian, memusatkan perhatian kelompok, memberikan petun­juk yang jelas, menegur bila siswa melakukan tindakan menyimpang, memberikan penguatan (reinforcement).
  2. Keterampilan yang berhubungan dengan pengembalian kondisi belajar yang optimal, yaitu berkaitan dengan respon guru terhadap gangguan siswa yang berkelanjutan dengan maksud agar guru dapat melakukan tinda­kan remidial untuk mengembalikan kondisi belajar yang optimal. Guru dapat menggunakan strategi:
    • Modifikasi tingkah laku. Guru hendaknya menganalisis tingkah laku siswa yang mengalami masalah/kesulitan dan berusaha memodifikasi tingkah laku tersebut dengan mengaplikasikan pemberian penguatan secara sistematis.
    • Guru menggunakan pendekatan pemecahan masalah kelompok dengan cara memperlancar tugas-tugas melalui kerjasama di antara siswa dan memelihara kegiatan-kegiatan kelompok.
    • Menemukan dan memecahkan tingkah laku yang menimbulkan masa­lah.
Di samping dua jenis keterampilan di atas, hal lain yang perlu diperha­tikan oleh guru dalam pengelolaan kelas adalah menghindari campur tangan yang berlebihan, menghentikan penjelasan tanpa alasan, ketidaktepatan me­mulai dan mengakhiri kegiatan, penyimpangan, dan sikap yang terlalu membingungkan.
BACA SELENGKAPNYA »

Rabu, 16 Mei 2012

Cermat dalam memilih Media pembelajaran

Media pembelajaran merupakan faktor penting dalam peningkatan kualitas pembelajaran. Sehubungan dengan penggunaan media dalam proses pembelajaran, tenaga pengajar perlu cermat dalam pemilihan media yang akan digunakannya. Kriteria yang perlu diperhatikan yaitu tujuan pembelajaran, keefektifan, karakteristik peserta didik, ketersediaan, kualitas teknis, biaya, fleksibilitas, kemampuan orang yang menggunakannya dan waktu yang tersedia. Langkah-langkah yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan media pembelajaran yaitu media pembelajaran interaktif

  1. kegiatan penerangan atau pembelajaran,
  2. Tentukan transmisi pesan,
  3. Tentukan karakteristik pelajaran,
  4. Klasifikasi media,
  5. Analisis karakteristik masing-masing media.

Betapapun baiknya media yang telah dipilih, bila tidak digunakan dengan baik tentunya tidak banyak manfaatnya. Dalam penggunaan media pembelajaran terdapat dua pola yang dapat dilakukan yaitu pola penggunaan di dalam kelas dan pola penggunaan di luar kelas. Adapun prosedur pokok yang dapat dilakukan dalam penggunaan media pembelajaran yaitu persiapan, pelaksanaan, dan tindak lanjut.

BACA SELENGKAPNYA »

Tulis email Anda untuk berlangganan BERITA PENDIDIKAN Gratis:
logo hardiknas 2012 hari pendidikan nasional

Artikel Favorit