Featured Posts


Rabu, 22 Juni 2016

Download logo HUT-RI 71 Tahun Indonesia Merdeka

Logo Peringatan Hari Ulang Tahun ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2016. Rilis logo 71 Tahun Indonesia Merdeka secara resmi tertuang dalam surat Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara yang ditandatangani Sekretaris Setneg Setya Utama Nomor : B-1651/Kemensetneg/Ses/TU.00.04/05/2016 tanggal 25 Mei 2016 tentang Penyampaian Logo Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2016 kepada Para Pimpinan Lembaga Negara, Para Menteri Kabinet Kerja, Gubernur Bank Indonesia, Jaksa Agung, Panglima Tentara Nasional Indonesia, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Para Pimpinan Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Para Perwakilan RI di Luar Negeri, Para Gubernur Provinsi di Seluruh indonesia, dan Para Bupati serta Walikota di Seluruh Indonesia.


Konsep Logo HUT RI ke 71 adalah: Sebagai bentuk kerja nyata yang berkesinambungan maka visual 71 tahun indonesia merdeka memiliki bentuk yang berkelanjutan dari logo 70 Tahun Indonesia merdeka. Pada logo 71 tahun ini digambarkan dua setengah lingkaran yang mengilustrasikan bilah baling-baling yang dinamis selalu berputar mendorong pesat ke depan. Hal ini menunjukan komitmen pemerintah untuk kerja nyata dalam memajukan Indonesia.



Angka satu yang menembus bidang lingkaran mengarah ke kanan atas merupakan ajakan bagi seluruh lapisan masyarakat agar ber-“satu”, bahu membahu bekerja menembus segala rintangan. Secara tampilan logo 71 Tahun Indonesia Merdeka bernuansa modern dan sederhana dalam tampilan. Hal ini menunjukan sikap pemerintah yang mengutamakan keterbacaan yang jelas/transparansi/informatif dalam seluruh kerja nyatanya. Penjelasan Kepala Bekraf ini pun menjawab sudah pertanyaan masyarakat mengenai arti logo Peringatan Hari Ulang Tahun ke-71Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2016.
BACA SELENGKAPNYA »

Ketentuan MOS masa Orientasi Siswa Baru dari KEMDIKBUD

Ketentuan  MOS (Masa Orientasi Siswa Baru) tahun pelajaran 2016/2017 bertujuan Agar tercipta kondisi yang kondusif saat masa Orientasi Siswa Baru (MOS), pihak sekolah baik kepala sekolah maupun guru serta pihak lainnya harus memahami Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah. 
Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah ini menggantikan kebijakan terkait Masa Orientasi Siswa yang selama ini rentan menjadi tempat tindak kekerasan terjadi. Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 ini mengatur sanksi yang mengikat bagi ekosistem pendidikan yang ada di Satuan Pendidikan.

Dengan adanya Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah, maka mulai pada tahun pelajaran 2016/2017 masa Orientasi Siswa Baru berubah namanya menjadi masa Pengenalan Lingkungan Sekolah.

Berdasarkan Lampiran III Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 secara tegas sekolah DILARANG MEWAJIBKAN siswa baru untuk memakai atribut sebagai berikut:

1.  Tas  karung,  tas  belanja  plastik, dan sejenisnya. 
2.  Kaos  kaki  berwarna-warni  tidak simetris, dan sejenisnya. 
3.  Aksesoris  di  kepala  yang  tidak wajar. 
4.  Alas kaki yang tidak wajar. 
5. Papan nama yang berbentuk rumit dan  menyulitkan  dalam pembuatannya  dan/atau  berisi konten yang tidak bermanfaat.   
6.  Atribut  lainnya  yang  tidak  relevan dengan aktivitas pembelajaran.

Unduh materi mos: Permendikbud No.18 Tahun 2016
Selanjutnya Berdasarkan Lampiran III Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 dinyatakan secara tegas dalam masa Orientasi siswa Baru atau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah DILARANG melakukan aktivitas sebagai berikut

1.  Memberikan  tugas  kepada  siswa baru  yang  wajib  membawa  suatu produk dengan merk tertentu. 
2.  Menghitung  sesuatu  yang  tidak bermanfaat  (menghitung  nasi, gula, semut, dsb). 
3.  Memakan dan meminum makanan dan  minuman  sisa  yang  bukan milik masing-masing siswa baru. 
4.  Memberikan  hukuman  kepada siswa  baru  yang  tidak mendidik  seperti  menyiramkan air  serta  hukuman  yang bersifat fisik  dan/atau mengarah pada tindak kekerasan. 
5.  Memberikan  tugas  yang  tidak masuk  akal  seperti  berbicara dengan  hewan  atau  tumbuhan serta  membawa  barang  yang sudah tidak diproduksi kembali. 
6.  Aktivitas  lainnya  yang  tidak relevan  dengan  aktivitas pembelajaran

BACA SELENGKAPNYA »

Selasa, 21 Juni 2016

MATERI MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KURIKULUM 2013

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR

SEKOLAH MENENGAH ATAS/SEKOLAH MENENGAN KEJURUAN/MADRASAH ALIYAH/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN (SMA/SMK/MA/MAK)

MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

JAKARTA, 2016

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR

BAHASA INDONESIA SMA/SMK/MA/MAK

KELAS: X

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual, yaitu siswa mampu Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial, yaitu siswa mampu Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.

Rumusan kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan dirumukan sebagai berikut, yaitu siswa mampu:

kompetensi inti 3 (pengetahuan)

kompetensi inti 4 (keterampilan)

3. memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

4. mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan

kompetensi dasar

kompetensi dasar

3.1 memahami teks laporan hasil observasi yang dipresentasikan dengan lisan dan tulis

4.1 menginterpretasi isi teks laporan hasil observasi berdasarkan interpretasi baik secara lisan maupun tulis

3.2 menganalisis isi dan aspek kebahasaan dari minimal dua teks laporan hasil observasi

4.2 mengonstruksi teks laporan hasil observasi dengan memerhatikan isi dan aspek kebahasaan

3.3 menganalisis struktur, isi (permasalahan, argumentasi, pengetahuan, dan rekomendasi), kebahasaan teks eksposisi yang didengar dan atau dibaca

4.3 mengembangkan isi (permasalahan, argumen, pengetahuan, dan rekomendasi) teks eksposisi secara lisan dan/tulis

3.4 menganalisis struktur dan kebahasaan teks eksposisi

4.4 mengonstruksikan teks eksposisi dengan memerhatikan isi (permasalahan, argumen, pengetahuan, dan rekomendasi), struktur dan kebahasaan

3.5 mengevaluasi teks anekdot dari aspek makna tersirat

4.5 mengonstruksi makna tersirat dalam sebuah teks anekdot

3.6 menganalisis struktur dan kebahasaan teks anekdot

4.6 menciptakan kembali teks anekdot dengan memerhatikan struktur, dan kebahasaan

3.7 memahami nilai-nilai dan isi yang terkandung dalam cerita rakyat (hikayat) baik lisan maupun tulis

4.7 menceritakan kembali isi cerita rakyat (hikayat) yang didengar dan dibaca

3.8 memahami nilai-nilai dan kebahasaan cerita rakyat dan cerpen

4.8 mengembangkan cerita rakyat (hikayat) ke dalam bentuk cerpen dengan memerhatikan isi dan nilai-nilai

3.9 memahami isi, kebahasaan dan nilai-nilai dari dua buku nonfiksi (buku pengayaan) dan satu novel, cerita rakyat, dan cerpen

4.9 menyusun ikhtisar dari dua buku nonfiksi (buku pengayaan) dan ringkasan dari satu novel, cerita rakyat, dan cerpen yang dibaca

3.10 mengevaluasi pengajuan, penawaran dan persetujuan dalam teks negosiasi lisan maupun tertulis.

4.10 menyampaikan pengajuan, penawaran, persetujuan dan penutup dalam teks negosiasi secara lisan atau tulis

3.11 menganalisis isi, struktur (orientasi, pengajuan, penawaran, persetujuan, penutup) dan kebahasaan teks negosiasi

4.11 mengonstruksikan teks negosiasi dengan memerhatikan isi, struktur (orientasi, pengajuan, penawaran, persetujuan, penutup) dan kebahasaan

3.12 menghubungkan permasalahan/ isu, sudut pandang dan argumen beberapa pihak dan simpulan dari debat untuk menemukan esensi dari debat

4.12 mengonstruksi permasalahan/isu, sudut pandang dan argumen beberapa pihak, dan simpulan dari debat secara lisan untuk menunjukkan esensi dari debat

3.13 menganalisis isi debat (permasalahan/isu, sudut pandang dan argumen beberapa pihak, dan simpulan)

4.13 mengembangkan permasalahan/ isu dari berbagai sudut pandang yang dilengkapi argumen dalam berdebat

3.14 menilai hal yang dapat diteladani dari teks biografi

4.14 mengungkapkan kembali hal-hal yang dapat diteladani dari tokoh yang terdapat dalam teks biografi yang dibaca secara tertulis

3.15 menganalisis aspek makna dan kebahasaan dalam teks biografi

4.15 menyusun teks biografi tokoh

3.16 mengidentifikasi suasana, tema, dan makna beberapa puisi yang terkandung dalam antologi puisi yang diperdengarkan atau dibaca

4.16 mendemonstrasikan (membacakan atau memusikalisasikan) satu puisi dari antologi puisi atau kumpulan puisi dengan memerhatikan vokal, ekspresi, dan intonasi (tekanan dinamik dan tekanan tempo)

3.17 menganalisis unsur pembangun puisi

4.17 menulis puisi dengan memerhatikan unsur pembangunnya

3.18 menganalisis isi dari minimal satu buku fiksi dan satu buku nonfiksi yang sudah dibaca

4.18 mereplikasi isi buku ilmiah yang dibaca dalam bentuk resensi

Catatan :

Ada pengurangan alokasi waktu dari 4 jp menjadi 3 jp sehingga ada beberapa KD yang dikurangi, yaitu KD 3.7, KD 4.7 dan KD 3.8, KD 4.8 tentang pemahaman cerita rakyat. Cerita rakyat dimasukkan sebagai materi pengayaan atau digabungkan dengan KD 3.9 dan KD 4.9

1.
KELAS: XI

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual, yaitu siswa mampu Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial, yaitu siswa mampu Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.

Rumusan kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan dirumukan sebagai berikut, yaitu siswa mampu:

kompetensi inti 3 (pengetahuan)

kompetensi inti 4 (keterampilan)

3. memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

4. mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

kompetensi dasar

kompetensi dasar

3.1 memahami informasi berupa pernyataan-pernyataan umum dan tahapan-tahapan dalam teks prosedur

4.1 merancang pernyataan umum dan tahapan-tahapan dalam teks prosedur dengan organisasi yang tepat secara lisan dan tulis

3.2 menganalisis struktur dan kebahasaan teks prosedur

4.2 mengembangkan teks prosedur dengan memerhatikan hasil analisis terhadap isi, struktur, dan kebahasaan

3.3 memahami informasi (pengetahuan dan urutan kejadian) dalam teks ekplanasi lisan dan tulis

4.3 mengonstruksi informasi (pengetahuan dan urutan kejadian) dalam teks eksplanasi secara lisan dan tulis

3.4 menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan teks eksplanasi

4.4 memproduksi teks eksplanasi secara lisan atau tulis dengan memerhatikan struktur dan kebahasaan

3.5 memahami unsur-unsur ceramah, kebahasan, isi informasi berupa permasalahan aktual yang disajikan dalam ceramah

4.5 menyusun bagian-bagian penting dari permasalahan aktual sebagai bahan untuk disajikan dalam ceramah

3.6 menganalisis isi, struktur, dan kebahasaan dalam ceramah

4.6 mengonstruksi ceramah tentang permasalahan aktual dengan memerhatikan aspek kebahasaan dan menggunakan struktur yang tepat

3.7 memahami butir-butir penting dari satu buku pengayaan (nonfiksi) yang dibaca

4.7 menyusun laporan butir-butir penting dari satu buku pengayaan (nonfiksi)

3.8 memahami nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam kumpulan cerita pendek yang dibaca

4.8 mendemonstrasikan salah satu nilai kehidupan yang dipelajari dalam cerita pendek

3.9 menganalisis unsur-unsur pembangun cerita pendek dalam buku kumpulan cerita pendek

4.9 mengkonstruksi sebuah cerita pendek dengan memerhatikan unsur-unsur pembangun cerpen

3.10 memahami butir-butir penting dari dua buku pengayaan (nonfiksi) yang dibaca

4.10 mempertunjukkan kesan pribadi terhadap salah satu buku ilmiah yang dibaca dalam bentuk teks eksplanasi singkat

3.11 menganalisis pesan dari satu buku fiksi yang dibaca

4.11 menyusun ulasan terhadap pesan dari satu buku fiksi yang dibaca

3.12 memahami informasi penting yang ada dalam proposal kegiatan atau penelitian yang dibaca

4.12 melengkapi informasi dalam proposal secara lisan supaya lebih efektif

3.13 menganalisis isi, sistematika, dan kebahasaan suatu proposal

4.13 merancang sebuah proposal karya ilmiah dengan memerhatikan informasi, tujuan, dan esensi karya ilmiah yang diperlukan

3.14 memahami informasi, tujuan dan esensi sebuah karya ilmiah yang dibaca

4.14 merancang informasi, tujuan, dan esensi yang harus disajikan dalam karya ilmiah

3.15 menganalisis sistematika dan kebahasaan karya ilmiah

4.15 mengonstruksi sebuah karya ilmiah dengan memerhatikan isi, sistematika, dan kebahasaan

3.16 memahami isi berbagai resensi untuk menemukan sistematika sebuah resensi

4.16 menyusun sebuah resensi dengan memerhatikan hasil perbandingan beberapa teks resensi

3.17 menganalisis kebahasaan resensi setidaknya dua karya yang berbeda

4.17 mengonstruksi sebuah resensi dari buku kumpulan cerita pendek atau novel yang sudah dibaca

3.18 memahami alur cerita, babak demi babak, dan konflik dalam drama yang dibaca atau ditonton

4.18 mempertunjukkan salah satu tokoh dalam drama yang dibaca atau ditonton secara lisan

3.19 menganalisis isi dan kebahasaan drama yang dibaca atau ditonton

4.19 mendemonstrasikan sebuah naskah drama dengan memerhatikan isi dan kebahasaan

3.20 menganalisis pesan dari dua buku fiksi (novel dan buku kumpulan puisi) yang dibaca

4.20 msenyusun ulasan terhadap pesan dari dua buku kumpulan puisi yang dikaitkan dengan situasi kekinian

Catatan :

Pengurangan alokasi waktu dari 4 jp menjadi 3 jp sehingga ada beberapa Kompetensi Dasar (KD) yang dikurangi, antara lain:

1. KD 3.3 dan KD 4.3 digabung dengan KD 3.4 dan KD 4.4

2. KD 3.18, KD 4.18 dan KD 3.19, KD 4.19 tentang drama dengan alasan sudah ada materi cerpen di KD 3.8, KD 4.8 dan KD 3.9, KD 4.9 yang memiliki unsur intrinsik hampir sama. Selain memiliki unsur intrinsik hampir sama, cerpen dapat diubah atau dikonversi menjadi teks drama.

3.

KELAS: XII

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual, yaitu, siswa mampu Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial, yaitu siswa mampu Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.

Rumusan kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan dirumukan sebagai berikut, yaitu siswa mampu:

kompetensi inti 3 (pengetahuan)

kompetensi inti 4 (keterampilan)

3. memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

4. mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

kompetensi dasar

kompetensi dasar

3.1 mengidentifikasi isi dan sistematika surat lamaran pekerjaan yang dibaca

4.1 menyajikan simpulan sistematika dan unsur-unsur isi surat lamaran pekerjaan dalam bentuk visual

3.2 memahami isi, unsur kebahasaan, dan sistematika surat lamaran pekerjaan

4.2 menyusun surat lamaran pekerjaan dengan memerhatikan isi, sistematika dan kebahasaan

3.3 memahami informasi, yang mencakup orientasi, rangkaian kejadian yang saling berkaitan, komplikasi dan resolusi, dalam cerita sejarah lisan atau tulis

4.3 mengonstruksi nilai-nilai dari informasi cerita sejarah dalam sebuah teks eksplanasi

3.4 menganalisis kebahasaan cerita atau novel sejarah

4.4 menulis cerita sejarah pribadi dengan memerhatikan kebahasaan

3.5 memahami informasi (pendapat, alternatif solusi dan simpulan terhadap suatu isu) dalam teks editorial

4.5 menyeleksi ragam informasi sebagai bahan teks editorial

3.6 menganalisis struktur dan kebahasaan teks editorial

4.6 merancang teks editorial dengan memerhatikan struktur dan kebahasaan

3.7 menilai isi dua buku fiksi (kumpulan cerita pendek atau kumpulan puisi) dan satu buku pengayaan (nonfiksi) yang dibaca

4.7 menyusun laporan hasil diskusi buku tentang satu topik

3.8 menafsir pandangan pengarang terhadap kehidupan dalam novel yang dibaca

4.8 menyajikan hasil interpretasi terhadap pandangan pengarang

3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel

4.9 merancang novel atau novelet dengan memerhatikan isi dan kebahasaan

3.10 mengevaluasi informasi, baik fakta maupun opini, dalam sebuah artikel yang dibaca

4.10 menyusun opini dalam bentuk artikel

3.11 menganalisis kebahasaan artikel dan/atau buku ilmiah

4.11 mengonstruksi sebuah artikel dengan memerhatikan fakta dan kebahasaan

3.12 memahami kritik sastra dan esai dari aspek pengetahuan dan pandangan penulis

4.12 menyusun kritik dan esai dengan memerhatikan aspek pengetahuan dan pandangan penulis

3.13 menganalisis sistematika dan kebahasaan kritik dan esai

4.13 mengonstruksi sebuah kritik atau esai dengan memerhatikan sistematika dan kebahasaan

3.14 memahami nilai-nilai yang terdapat dalam sebuah buku pengayaan (nonfiksi) dan satu buku drama (fiksi)

4.14 menulis refleksi tentang nilai-nilai yang terkandung dalam sebuah buku pengayaan (nonfiksi) dan satu buku drama (fiksi)

Catatan :

Pengurangan alokasi waktu dari 4 jp menjadi 2 jp sehingga ada beberapa Kompetensi Dasar (KD) yang dikurangi, antara lain:

1. KD 3.1 dan 4.1 digabung dengan KD 3.2 dan 4.2 dengan alasan kedua KD tersebut membahas materi yang sama (surat lamaran kerja).

2. KD 3.3, KD 4.3 dan KD 3.4, KD 4.4 tentang teks cerita sejarah dengan alasan sudah ada materi biografi di kelas XI.

3. KD 3.12, KD 4.12 dan KD 3.13, KD 4.13 tentang kritik sastra dan esei dengan alasan sudah ada materi resensi di kelas XI

BACA SELENGKAPNYA »

MATERI MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS KURIKULUM 2013

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR

SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH/SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN (SMA/MA/SMK/MAK)

MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS

(UMUM)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

JAKARTA, 2016

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR

BAHASA INGGRIS UMUM SMA/MA/SMK/MAK

KELAS: X

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.

Rumusan kompetensi sikap spiritual yaitu, Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. Sedangkan rumusan kompetensi sikap sosial yaitu, Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin,bertanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN)

KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajari di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

KOMPETENSI DASAR

KOMPETENSI DASAR

3.1 menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks lisan dan tulis tentang pemaparan jati diri, sesuai dengan konteks penggunaannya.

4.1 mengkomunikasikan teks lisan dan tulis untuk memberi dan meminta informasi terkait jati diri, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks

3.2 menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks lisan dan tulis tentang ungkapan memberikan dan menanggapi ucapan selamat dan memuji bersayap (extended), sesuai dengan konteks penggunaannya

4.2 mengkomunikasikan teks lisan dan tulis untuk memberikan dan menanggapi ucapan selamat dan memuji bersayap (extended) dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks

3.3 menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks lisan dan tulis tentang ungkapan menunjukan perhatian (showing care) serta responnya, sesuai dengan konteks penggunaannya

4.3 mengkomunikasikan teks lisan dan tulis untuk menyatakan dan merespon ungkapan perhatian (showing care) dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks

3.4 menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks lisan dan tulis tentang kegiatan rutin/kebiasaan, sesuai dengan konteks penggunaannya.

4.4 mengkomunikasikan teks lisan dan tulis untuk memberi dan meminta informasi mengenai kegiatan rutin/kebiasaan, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks

3.5 menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks lisan dan tulis tentang niat melakukan suatu tindakan/kegiatan, sesuai dengan konteks penggunaannya.

4.5 mengkomunikasikan teks lisan dan tulis untuk memberi dan meminta informasi tentang niat melakukan suatu tindakan/kegiatan, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks

3.6 menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks mengenai pengandaian jika terjadi suatu keadaan/kejadian di waktu yang akan datang (Conditional Sentence type 1), sesuai dengan konteks.

4.6 mengkomunikasikan teks lisan dan tulis untuk menyatakan dan menanyakan tentang pengandaian jika terjadi suatu keadaan/kejadian di waktu yang akan datang, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks

3.7 menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari teks deskriptif lisan dan tulis tentang orang,tempat dan benda, sesuai dengan konteks penggunaannya.

4.7 mengkomunikasikan teks deskriptif lisan dan tulis untuk mendeskripsikan tentang orang, tempat dan benda dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai konteks.

3.8 menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks lisan dan tulis tentang memberi dan meminta informasi terkait tindakan/kejadian yang dilakukan/terjadi di waktu lampau yang merujuk waktu terjadinya dan kesudahannya, sesuai dengan konteks penggunaannya.

4.8 mengkomunikasikan teks tulis dan lisan untuk memberi dan meminta informasi terkait tindakan/kejadian yang dilakukan/terjadi di waktu lampau yang merujuk waktu terjadinya dan kesudahannya, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks

3.9 menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks recount sesuai dengan konteks penggunaannya

4.9 menyajikan teks recount sederhana, lisan dan tulis, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai konteks

3.10 menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks naratif sederhana berbentuk legenda rakyat, sesuai dengan konteks penggunaannya

4.10 menyajikan teks naratif sederhana berbentuk legenda rakyat secara lisan dan tulis dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai konteks

3.11 menganalisis fungsi sosial dan unsur kebahasaan pada lirik lagu terkait kehidupan remaja

4.11 mengapresiasi makna/pesan secara kontekstual lirik lagu terkait kehidupan remaja

KELAS: XI

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.

Rumusan kompetensi sikap spiritual yaitu, Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. Sedangkan rumusan kompetensi sikap sosial yaitu, Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin,bertanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN)

KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

KOMPETENSI DASAR

KOMPETENSI DASAR

3.1 menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks tentang ungkapan meminta dan memberi saran (suggestion), sesuai dengan konteks penggunaannya.

4.1 mengkomunikasikan teks lisan dan tulis untuk meminta dan memberi saran, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks

3.2 menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks tentang ungkapan memberi dan meminta pendapat (opinion), sesuai dengan konteks penggunaannya

4.2 mengkomunikasikan teks lisan dan tulis untuk memberi dan meminta pendapat, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks

3.3 menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks undangan resmi sesuai dengan konteks penggunaannya

4.3 mengkomunikasikan teks undangan resmi, lisan dan tulis, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai konteks

3.4 menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari teks ilmiah faktual ( factual report) terkait isu aktual, sesuai dengan konteks penggunaannya

4.4 menyajikan teks ilmiah faktual terkait isu aktual, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai konteks

3.5 menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada ungkapan permintaan (request), sesuai dengan konteks penggunaannya

4.5. mengkomunikasikan teks untuk menyatakan dan menanggapi ungkapan permintaan (request), dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks

3.6 menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks surat pribadi sesuai dengan konteks penggunaannya

4.6 mengkomunikasikan teks surat pribadi, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai konteks

3.7 menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks pemberitahuan/pengumuman (announcement), sesuai dengan konteks penggunaannya.

4.7 mengkomunikasikan teks pemberitahuan/pengumuman lisan dan tulis, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks

3.8 menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada ungkapan yang menyatakan keharusan (obligation), sesuai dengan konteks penggunaannya.

4.8 mengkomunikasikan teks lisan dan tulis untuk menyatakan keharusan, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks

3.9 menganalisis fungsi sosial, struktur teks dan unsur kebahasaan pada ungkapan pengandaian tentang suatu hal yang tidak terjadi di waktu sekarang (conditional sentence type 2), sesuai dengan konteks penggunaannya.

4.9 mengkomunikasikan teks lisan dan tulis untuk menyatakan pengandaian tentang suatu hal tidak terjadi di waktu sekarang, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks

3.10 menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks tentang ungkapan penawaran barang dan jasa (offering things and service), sesuai dengan konteks penggunaannya.

4.10 mengkomunikasikan teks lisan dan tulis untuk menyatakan dan merespon penawaran barang dan jasa, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks

3.11 menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks tulis dalam bentuk memo, menu, jadwal, and simbol di tempat umum dan kerja, sesuai dengan konteks penggunaannya.

4.11 menyajikan teks tulis dalam bentuk memo, menu, jadwal, and simbol di tempat umum dan kerja dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks

3.12 menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks tentang ungkapan memberi dan meminta informasi petunjuk arah (asking & giving direction) , sesuai dengan konteks penggunaannya.

4.12 mengkomunikasikan teks lisan dan tulis untuk memberi dan meminta informasi petunjuk arah, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks

3.13 menilai hal yang dapat diteladani dari tokoh dalam teks biografi dan menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks biografi tokoh sesuai dengan konteks penggunaannya.

4.13 mengungkapkan kembali hal-hal yang dapat diteladani dari tokoh dalam teks biografi secara tertulis dan lisan serta menyusun dan menyajikan teks biografi tokoh dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks

3.14 menganalisis fungsi sosial dan unsur kebahasaan pada lirik lagu terkait kehidupan remaja

4.14 mengapresiasi makna/pesan secara kontekstual lirik lagu terkait kehidupan remaja

KELAS: XII

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.

Rumusan kompetensi sikap spiritual yaitu, Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. Sedangkan rumusan kompetensi sikap sosial yaitu, Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, bertanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN)

KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

4. Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

KOMPETENSI DASAR

KOMPETENSI DASAR

3.1 menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks laporan sederhana, sesuai dengan konteks penggunaannya.

4.1 menyajikan teks laporan sederhana lisan dan tulis, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks

3.2 menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada ungkapan pengandaian tentang hal yang tidak terjadi di masa lampau (conditional sentence type 3), sesuai dengan konteks penggunaannya.

4.2 mengkomunikasikan teks lisan dan tulis untuk menyatakan pengandaian tentang hal yang tidak terjadi di masa lampau, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktu rteks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.

3.3 menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks tentang tugas pekerjaan dan latar belakang pendidikan /pengalaman kerja, sesuai dengan konteks penggunaannya

4.3 menyajikan teks lisan dan tulis untuk memberi dan meminta informasi tentang tugas pekerjaan latar belakang pendidikan/pengalaman kerja , dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks

3.4 menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks surat lamaran kerja, sesuai dengan konteks penggunaannya

4.4 menyusun teks surat lamaran kerja, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai konteks

3.5 menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks prosedur sederhana sesuai dengan konteks penggunaannya

4.5 menyajikan teks prosedur sederhana lisan dan tulis, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai konteks

3.6 menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks eksposisi terkait isu aktual, sesuai dengan konteks penggunaannya

4.5. menyajikan teks eksposisi lisan dan tulis, terkait isu aktual, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai konteks

3.7 menganalisis fungsi sosial, struktur teks dan unsur kebahasaan pada teks surat bisnis sederhana sesuai dengan konteks penggunannnya

4.7 menyusun teks surat bisnis sederhana dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai konteks

3.8 menganalisis fungsi sosial, struktur teks dan unsur kebahasaan pada teks monolog lisan dan tulis di tempat umum dan kerja sesuai dengan konteks penggunaannya.

4.8 mengkomunikasikan teks monolog lisan dan tulis di tempat umum dan kerja dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks dan unsur kebahasaan secara benar dan sesuai kontekks.

3.9 menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks news item sederhana, lisan dan tulis, sesuai dengan konteks penggunaannya

4.9 menyaji teks news items lisan dan tulis, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks dan unsur kebahasaan secara benar dan sesuai konteks.

Keterangan Penambahan KD dan pertimbangannya:

No

Kelas

KD yang ditambahkan

Pertimbangan

1

X

1. Ungkapan menunjukan perhatian

Ini merupakan ungkapan bahasa dasar (basic language function) yang siswa harus kuasai untuk dapat melakukan percakapan sederhana

2. Menceritakan kegiatan rutin

Siswa harus mampu menceritakan kegiatan rutin/kebiasaan dengan baik.

3. Ungkapan pengandaian masa datang

Ini merupakan ungkapan pengandaian dasar (tipe 1) yang harus siswa kuasai sebelum mempelajari ungkapan pengandaian selanjutnya di kelas XI dan XII

4. Teks deskriptif orang dan benda

Siswa harus mampu mendeskripsikan tidak hanya tempat tapi juga orang dan benda.

2

XI

1. Ungkapan permintaan

Ini merupakan ungkapan bahasa dasar (basic language function) yang siswa harus kuasai untuk dapat melakukan percakapan sederhana

2. Ungkapan keharusan

Ini merupakan ungkapan bahasa dasar (basic language function) yang siswa harus kuasai untuk dapat melakukan percakapan sederhana

3. Ungkapan pengandaian masa sekarang

Ini merupakan ungkapan pengandaian lanjutan (tipe 2) yang harus siswa kuasai sebelum mempelajari ungkapan pengandaian tipe terakhir di kelas XII

4. Ungkapan menawarkan

Ini merupakan ungkapan bahasa dasar (basic language function) yang siswa harus kuasai untuk dapat melakukan percakapan sederhana

5. Memahami memo, menu, jadwal & simbol

Siswa harus mampu memahami bentuk-bentuk teks seperti ini yang sering ditemui di tempat umum dan tempat kerja

6. Memberikan petunjuk arah

Siswa harus mampu bertanya dan menunjukkan arah dalam konteks yang sederhana dengan baik

7. Teks biografi tokoh

Siswa dapat meneladani nilai-nilai baik pada tokoh dalam biografi yang dibaca.

3

XII

1. Menulis dan mempresentasikan laporan

Siswa kelas XII harus mampu menulis laporan sederhana dan mampu menyajikannya dengan baik. Keterampilan ini akan menunjang kompetensi siswa di dunia kerja

2. Ungkapan pengandaian masa lampau

Ini merupakan ungkapan pengandaian tipe terakhir yang harus siswa kuasai setelah mempelajari 2 jenis ungkapan pengandaian sebelumnya

3. Merinci tugas pekerjaan dan latar pendidikan

Siswa kelas XII harus mampu menulis merinci tugas pekerjaan dan latar pendidikan dengan baik. Keterampilan ini akan menunjang kompetensi siswa di dunia kerja.

4. Surat Bisnis

Siswa SMK harus mampu mengenali dan memahami berbagai surat bisnis sederhana yang akan bermanfaat saat memasuki dunia kerja.

5. Memahami teks monolog di tempat umum dan kerja

Siswa kelas XII harus mampu memahami berbagai teks monolog di tempat umum dan kerja dengan baik. Keterampilan ini akan menunjang kompetensi siswa di dunia kerja.

BACA SELENGKAPNYA »

Artikel Favorit